Asas Keempat
Al-Maktubat · hlm. 225
Dan penyeru keesaan dan kebahagiaan itu — yang menjadi tambang kesempurnaan dan guru akhlak luhur — tidaklah berbicara dari dirinya sendiri; melainkan dibuat berbicara. Ya, ia dibuat berbicara oleh Khâliq Semesta. Ia menerima pelajaran dari Guru Azali-Nya, lalu memberi pelajaran. Sebab dengan ribuan bukti kenabian yang sebagiannya telah diterangkan pada isyarat-isyarat terdahulu; Khâliq Semesta menciptakan seluruh mukjizat itu di tangannya, lalu menunjukkan bahwa ia berbicara atas nama-Nya dan menyampaikan firman-Nya. Dan Al-Qur'an yang datang kepadanya, dengan empat puluh segi kemukjizatan lahir dan batinnya, menunjukkan bahwa ia adalah penerjemah Allah. Dan pada dirinya sendiri — dengan segenap keikhlasan, ketakwaan, kesungguhan, amanah, serta seluruh keadaan dan perilakunya — ia menunjukkan bahwa ia tidak berbicara atas namanya sendiri, dengan pikirannya sendiri, melainkan berbicara atas nama Khâliq-nya. Dan seluruh ahli hakikat yang mendengarnya telah membenarkannya dengan kasyaf dan tahkik, serta beriman dengan ilmul-yaqin bahwa ia tidak berbicara dari dirinya sendiri, melainkan Khâliq Semesta membuatnya berbicara, memberinya pelajaran, dan melalui dirinya memberikan pelajaran. Maka kejujuran dan kebenarannya bersandar pada ijmak keempat asas yang teramat kuat ini.