Risale-i NurAl-Maktubat

Keempat

Al-Maktubat · hlm. 200

Saif ibn Dzî Yazan dari raja-raja Yaman telah melihat sifat-sifat Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم di dalam kitab-kitab terdahulu; ia beriman dan merindukannya. Ketika Abdul-Muththalib, kakek Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم, pergi ke Yaman bersama kafilah Quraisy, Saif ibn Dzî Yazan memanggil mereka. Ia berkata kepada mereka: اِذَا وُلِدَ بِتِهَامَةَ وَلَدٌ بَيْنَ كَتْفَيْهِ شَامَةٌ كَانَتْ لَهُ اْلاِمَامَةُ وَاِنَّكَ يَا عَبْدَ الْمُطَّلِبِ لَجَدُّهُ Yakni: "Di Hijaz seorang anak akan lahir ke dunia. Di antara kedua bahunya terdapat sebuah tanda seperti stempel. Nah, anak itu akan menjadi imam bagi seluruh manusia!" Kemudian secara diam-diam ia memanggil Abdul-Muththalib, dan dengan penuh karâmah mengabarkan sebelum bi'tsah bahwa, "Kakek anak itu adalah engkau."