Risale-i NurAl-Maktubat

Pembahasan Kedua

Al-Maktubat · hlm. 370

[Pembahasan ini ditulis untuk menghadapi keheranan orang-orang yang senantiasa berkhidmat kepadaku, akibat perbedaan ajaib yang mereka lihat dalam akhlakku; sekaligus untuk meluruskan prasangka baik dua muridku terhadapku yang melampaui kadarku.]

Aku melihat bahwa sebagian kesempurnaan yang berkaitan dengan hakikat Al-Qur'an al-Hakîm diberikan kepada perantara yang menjadi penyeru hakikat itu. Ini keliru. Karena kesucian sumber (ma'khaz) menunjukkan pengaruh sekuat banyak bukti; dengannya ia membuat hukum-hukum diterima orang banyak. Kapan pun penyeru dan wakil menjadi bayangan — yakni perhatian tertuju kepada mereka — pengaruh kesucian sumber itu hilang. Demi rahasia inilah aku akan menerangkan suatu hakikat kepada saudara-saudaraku yang menunjukkan perhatian kepadaku jauh melampaui kadarku. Yaitu:

Seorang manusia dapat memiliki beberapa kepribadian. Kepribadian-kepribadian itu menunjukkan akhlak yang berbeda-beda. Misalnya: seorang pejabat besar, tatkala berada di maqam kepejabatan, memiliki suatu kepribadian yang menuntut kewibawaan, menuntut sikap yang memelihara kehormatan maqam. Misalnya: menunjukkan tawaduk kepada setiap tamu adalah kehinaan, penurunan maqam. Namun kepribadiannya di rumahnya sendiri menuntut sebagian akhlak yang berkebalikan dengan maqam, yang sebanyak apa pun ia bertawaduk itu baik. Jika ia menunjukkan sedikit kewibawaan, itu menjadi kesombongan. Dan demikianlah... Artinya, seorang manusia memiliki suatu kepribadian dari segi tugasnya, yang dalam banyak hal berbeda dengan kepribadian hakikinya. Jika pemilik tugas itu benar-benar layak bagi tugas itu dan benar-benar siap, kedua kepribadian itu saling berdekatan. Jika ia tak siap — misalnya seorang prajurit didudukkan di maqam seorang panglima — kedua kepribadian itu saling berjauhan; tabiat pribadi, biasa, dan kecil si prajurit tak dapat dipadukan dengan akhlak luhur lagi tinggi yang dituntut maqam.

Maka pada saudaramu yang tak berdaya ini terdapat tiga kepribadian. Saling berjauhan, bahkan amat jauh.