Pembahasan Pertama
Al-Maktubat · hlm. 308
بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّح۪يمِ اِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ ❊ اِدْفَعْ بِالَّت۪ى هِىَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذ۪ى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهُ وَلِىٌّ حَم۪يمٌ ❊ وَالْكَاظِم۪ينَ الْغَيْظَ وَالْعَاف۪ينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِن۪ينَ
Di kalangan kaum mukmin, sikap fanatik golongan, keras kepala, dan kedengkian — yang menjadi sebab timbulnya kemunafikan dan perpecahan, kebencian dan permusuhan — baik menurut hakikat, menurut hikmah, menurut Islam yang merupakan kemanusiaan teragung, maupun menurut kehidupan pribadi, kehidupan sosial, dan kehidupan maknawi, adalah buruk dan tertolak, membahayakan dan zalim, serta merupakan racun bagi kehidupan umat manusia. Kami akan menerangkan enam segi dari sekian banyak segi hakikat ini: