Pembahasan Pertama
Al-Maktubat · hlm. 579
Dengan menyingkirkan serangan setan yang paling dahsyat, ia mengalahkan setan dengan cara sedemikian sehingga; tak menyisakan tempat baginya untuk masuk, bersembunyi, dan berbisik waswas. Dan ia mengalahkan setan serta murid-murid setan dengan dalil akal yang demikian kuat dan bukti yang pasti sehingga, andai mereka bukan setan, mereka akan datang kepada iman. Tetapi sayang, untuk membatalkan dan menyingkirkan sepenuhnya dakwa dan tipu daya setan jin dan manusia yang amat buruk, ia menyebutkan pikiran buruk mereka secara pengandaian lalu membatalkannya demikian. Misalnya ia berkata: "Jika — sebagai pengandaian, sebagaimana kalian katakan — Al-Qur'an bukan Kalâmullah; ia akan menjadi kitab paling hina dan palsu. Padahal dengan karya-karyanya yang nyata ia telah menunjukkan bahwa ia adalah kitab yang paling luhur." Maka timbullah keterpaksaan untuk menuliskan ungkapan-ungkapan pengandaian semacam ini dengan gemetar. Di akhir pembahasan ini, ia menolak suatu waswas dan keberatan setan tentang kefasihan dan kelancaran Surah قٓ وَ الْقُرْاٰنِ الْمَج۪يدِ.