Peringatan
Al-Maktubat · hlm. 470
Dalam penjelasan nuktah agung pada lafaz "Rasul", telah dituliskan seratus enam puluh ayat. Selain khasiat ayat-ayat ini amat agung; karena dari segi makna satu sama lain saling membuktikan dan menyempurnakan, sehingga amat sarat makna, ia menjadi suatu hizib Al-Qur'an bagi mereka yang berhasrat menghafal atau membaca berbagai ayat; demikian pula dalam penjelasan nuktah agung pada kata "Al-Qur'an", derajat balâghah dari enam puluh sembilan ayat agung amatlah luar biasa dan kekuatan kefasihannya amat luhur. Ini pun dianjurkan kepada saudara-saudara sebagai hizib Al-Qur'an yang kedua. Hanya saja, kata "Al-Qur'an" terdapat dalam tujuh rangkaian Al-Qur'an, mencakup seluruh kata itu, dua tersisa di luar. Karena dua itu pun bermakna "bacaan (kiraat)"; keluarnya keduanya justru memberi kekuatan pada nuktah. Adapun lafaz "Rasul", karena surah yang paling berkaitan dengan kata itu adalah Surah Muhammad dan Surah al-Fath, dan karena kami membatasi pada rangkaian yang keluar dari dua surah itu, maka lafaz "Rasul" yang tersisa di luar untuk sementara tak dimasukkan. Jika waktu mengizinkan, rahasia dalam hal ini akan dituliskan, insya Allah.