Sebab Keenam
Al-Maktubat · hlm. 429
Inayah rabbani — yang menjadi ganjaran segera dan sarana dorongan bagi khidmat kami kepada Al-Qur'an melalui penulisan Kalimat — adalah suatu keberhasilan. Adapun keberhasilan, ditampakkan. Jika ia melampaui keberhasilan; paling-paling ia menjadi suatu kemuliaan Ilahi. Adapun kemuliaan Ilahi, menampakkannya adalah suatu syukur maknawi. Jika ia melampaui itu pun, paling-paling ia menjadi suatu karamah Qur'ani yang datang tanpa campur tangan ikhtiar kami sama sekali. Kami telah meraihnya. Menampakkan karamah semacam ini yang datang tanpa ikhtiar dan tanpa pengetahuan, tak merugikan. Jika ia naik di atas karamah biasa, saat itu paling-paling ia menjadi kilau kemukjizatan maknawi Al-Qur'an. Karena kemukjizatan ditampakkan, tentu menampakkan yang membantu kemukjizatan pun masuk ke hitungan kemukjizatan; ia sama sekali tak dapat menjadi sumber kebanggaan dan kesombongan, melainkan sumber pujian dan syukur.