Surat Ketiga Belas
Al-Maktubat · hlm. 568
Adalah jawaban penuh ibrah dan menakjubkan — yang diberikan dengan lisan Said Lama dan kalbu Said Baru — atas beberapa pertanyaan banyak saudaraku yang penasaran akan diam dan kesabaranku menghadapi kezaliman dan tekanan yang ditimpakan ahli dunia dan ahli politik kepadaku. Asasnya adalah: jika rahmat Sang Khâliq Yang Maha Pengasih menjadi kawan, maka setiap orang adalah kawan, setiap tempat bermanfaat; jika ia bukan kawan, maka segala sesuatu adalah beban bagi kalbu, dan setiap orang adalah musuh. Falillâhil-hamd, karena rahmat Ilahi menjadi kawan; berbagai kezaliman yang ditimpakan ahli dunia kepadaku, telah diubah rahmat Ilahi itu menjadi berbagai belas kasih.
Ia menerangkan satu-dua sebab penting mengapa aku tak mengajukan permohonan untuk memperoleh surat kebebasan dan terlepas dari tekanan tanpa hukum. Ringkasnya: aku bukan terhukum manusia zalim; melainkan aku terhukum takdir yang adil, kepadanyalah aku mengajukan permohonan. Lagi pula menuntut hak menghadapi orang-orang yang menyangka ketidakadilan sebagai hak, adalah semacam ketidakadilan dan semacam ketakhormatan terhadap kebenaran. Lagi pula ia menerangkan sebab rahasia aku menjauhi politik dunia, dengan suatu hakikat penting.