Yang Kedua
Al-Maktubat · hlm. 79
Aku telah beriman dengan yakin dan mengetahui bahwa dunia ini adalah rumah singgah yang cepat berubah. Karena itu, ia bukanlah tanah air yang sejati, dan setiap tempat adalah sama. Selama aku tidak akan kekal di tanah airku; sia-sialah berjuang untuknya, dan pergi ke sana pun tak berguna. Selama setiap tempat adalah rumah singgah; jika rahmat Pemilik rumah singgah itu menjadi sahabat, maka setiap orang adalah sahabat dan setiap tempat memberi manfaat. Jika Ia bukan sahabat, maka setiap tempat menjadi beban bagi hati dan setiap orang adalah musuh.