Yang Keempat
Al-Maktubat · hlm. 403
Mimpi itu tiga macam: dua di antaranya, dengan tabir Al-Qur'an, termasuk dalam اَضْغَاثُ اَحْلاَمٍ; tak layak ditabir. Sekalipun ada maknanya, tak penting. Entah karena penyimpangan mizaj, daya khayal membuat suatu susunan dan gambaran sesuai penyakit orang itu; atau khayal mengingat peristiwa yang menggetarkan yang menimpanya pada siang hari, atau sebelumnya, bahkan satu-dua tahun sebelumnya pada waktu yang sama; ia menyesuaikan dan menggambarkannya, memberinya bentuk lain. Maka dua bagian ini adalah اَضْغَاثُ اَحْلاَمٍ, tak layak ditabir.