JENDELA KEDUA
Ketika benda-benda berada dalam keadaan ragu, bimbang dan tanpa bentuk di antara jalan-jalan kemungkinan tak berhingga dalam wujud serta ciri khas mereka, tiba-tiba mereka diberi ciri khas wajah yang amat teratur dan penuh hikmah. Misalnya, pada wajah kecil setiap manusia terdapat tanda-tanda pembeda terhadap setiap orang sejenis dengannya; wajah itu pun dibekali indra lahir serta batin dengan Hikmah sempurna. Dari segi ini, wajah tersebut terbukti ialah cap Ahadiyah yang amat cemerlang. Sebagaimana setiap wajah dari ratusan sisi bersaksi atas Wujud Sang Pembuat yang Hakîm serta menunjukkan Keesaan-Nya, cap yang diperlihatkan seluruh wajah secara bersama memperlihatkan kepada mata akal bahwa ia meterai khusus Sang Khâliq segala sesuatu.
Wahai pengingkar! Kepada tempat kerja mana engkau dapat menyerahkan cap-cap yang tidak dapat ditiru dari segi apa pun ini, serta cap Sifat Shamad yang cemerlang pada keseluruhan mereka?
JENDELA KETIGA
Pasukan seluruh jenis hewan serta tumbuhan pada muka bumi, yang terdiri dari empat ratus ribu golongan berbeda {(Catatan): Bahkan ada sebagian golongan yang jumlah individunya dalam setahun lebih banyak daripada seluruh manusia yang ada sejak masa Adam hingga kiamat.}, terlihat diatur serta dididik dengan persediaan, bentuk, senjata, pakaian, latihan dan pelepasan dari tugas yang berbeda, dengan timbangan serta tata sempurna, tanpa melupakan apa pun ataupun keliru terhadap seorang pun. Inilah cap Yang Wâhid dan Ahad yang tidak menerima syubhat (keraguan) apa pun, cemerlang seperti matahari.
Selain Sang Pemilik Kudrat tak terbatas, Ilmu yang menyeluruh serta Hikmah tak berhingga, siapa yang berani ikut campur dalam pengelolaan yang luar biasa tanpa batas ini? Sebab, yang tidak dapat mengelola serta mendidik sekaligus seluruh jenis dan bangsa yang saling berjalin ini, jika ikut campur pada salah satunya, tentu akan mengacaukan. Padahal, menurut rahasia
ﻓَﺎﺭْﺟِﻊِ ﺍﻟْﺒَﺼَﺮَ ﻫَﻞْ ﺗَﺮٰﻯ ﻣِﻦْ ﻓُﻄُﻮﺭٍ
, tidak ada tanda kekacauan apa pun. Maka, tidak ada jari yang dapat ikut campur.
JENDELA KEEMPAT
Diterimanya doa-doa yang dipanjatkan seluruh benih melalui bahasa bakat, seluruh hewan melalui bahasa kebutuhan fitri, dan seluruh yang terdesak melalui bahasa keterdesakan.
Sebagaimana diterima serta dijawabnya doa-doa tak berhingga ini, yang terlihat, masing-masing bersaksi dan menunjukkan Wujud Niscaya serta Keesaan, seluruhnya dalam skala besar jelas menunjukkan dan mengarahkan pandangan kepada Sang Khâliq yang Rahîm, Karîm dan Mujîb.
JENDELA KELIMA
Kita melihat bahwa benda-benda, terutama yang hidup, muncul pada saat mendadak, seolah seketika. Padahal, sesuatu yang keluar dari bahan sederhana secara mendadak dan seketika seharusnya amat sederhana, tanpa bentuk serta tanpa seni. Namun, mereka diciptakan dalam seni yang indah yang membutuhkan banyak keahlian; diberi corak-corak penuh perhatian yang membutuhkan banyak waktu; dihiasi seni-seni menakjubkan yang membutuhkan banyak alat; dan dalam bentuk yang membutuhkan banyak bahan.
Sebagaimana seni luar biasa serta wujud indah yang muncul secara mendadak dan seketika ini masing-masing bersaksi atas Wujud Niscaya Sang Pembuat yang Hakîm serta menunjukkan Keesaan Rububiyah-Nya, seluruhnya memperlihatkan dengan cara amat cemerlang Sang Wâjibul Wujûd yang Qadîr tanpa batas dan Hakîm tanpa batas.
Kini, wahai pengingkar yang bodoh! Dengan apa engkau menjelaskannya? Dengan tabiat yang bodoh, tak berdaya dan tak tahu seperti dirimu? Atau engkau ingin membuat kesalahan tanpa batas dengan memberi Sang Pembuat yang Suci itu nama "tabiat", lalu melalui alasan penamaan itu menganggap mukjizat-mukjizat Kudrat-Nya berasal dari tabiat, sehingga melakukan hal yang mustahil pada seribu tingkat sekaligus?
JENDELA KEENAM
ﺍِﻥَّ ﻓ۪ﻰ ﺧَﻠْﻖِ ﺍﻟﺴَّﻤٰﻮَﺍﺕِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ ﺍﻟَّﻴْﻞِ ﻭَﺍﻟﻨَّﻬَﺎﺭِ ﻭَﺍﻟْﻔُﻠْﻚِ ﺍﻟَّﺘ۪ﻰ ﺗَﺠْﺮ۪ﻯ ﻓِﻰ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮِ ﺑِﻤَﺎ ﻳَﻨْﻔَﻊُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻭَﻣَٓﺎ ﺍَﻧْﺰَﻝَ ﺍﻟﻠّٰﻪُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَٓﺎﺀِ ﻣِﻦْ ﻣَٓﺎﺀٍ ﻓَﺎَﺣْﻴَﺎ ﺑِﻪِ الْاَرْضَ ﺑَﻌْﺪَ ﻣَﻮْﺗِﻬَﺎ ﻭَﺑَﺚَّ ﻓ۪ﻴﻬَﺎ ﻣِﻦْ ﻛُﻞِّ ﺩَٓﺍﺑَّﺔٍ ﻭَﺗَﺼْﺮ۪ﻳﻒِ ﺍﻟﺮِّﻳَﺎﺡِ ﻭَﺍﻟﺴَّﺤَﺎﺏِ ﺍﻟْﻤُﺴَﺨَّﺮِ ﺑَﻴْﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَٓﺎﺀِ وَالْاَرْضِ لَاٰيَاتٍ ﻟِﻘَﻮْﻡٍ ﻳَﻌْﻘِﻠُﻮﻥَ
Sebagaimana ayat ini memperlihatkan Wujud Niscaya serta Keesaan, ia juga ialah jendela yang amat besar yang memperlihatkan suatu Ismul A'zham.
Inti sari ayat ini ialah bahwa seluruh alam dalam lapisan tinggi serta rendah kainat memperlihatkan satu hasil dengan bahasa-bahasa berbeda, yakni Rububiyah satu Sang Pembuat yang Hakîm. Demikianlah:
Sebagaimana di langit, bahkan menurut pengakuan ilmu kosmografi, gerak-gerak yang amat teratur demi hasil-hasil amat besar memperlihatkan Wujud, Keesaan serta Kesempurnaan Rububiyah Sang Qadîr Dzul-Jalâl;
demikian pula di bumi, yang terlihat, bahkan menurut kesaksian serta pengakuan geografi, perubahan-perubahan amat teratur seperti pada musim-musim, demi manfaat-manfaat amat besar, memperlihatkan Wujud Niscaya, Keesaan serta Kesempurnaan Rububiyah Sang Qadîr Dzul-Jalâl yang sama.
Sebagaimana seluruh hewan di darat serta laut, yang diberi rezeki dengan Rahmat sempurna, dikenakan berbagai bentuk dengan Hikmah sempurna, serta dibekali berbagai indra dengan Rububiyah sempurna, satu per satu bersaksi atas Wujud Niscaya Sang Qadîr Dzul-Jalâl itu dan menunjukkan Keesaan-Nya; seluruhnya pun dalam skala amat luas memperlihatkan Keagungan Keilahian serta Kesempurnaan Rububiyah-Nya.
Demikian pula, tumbuhan teratur di taman-taman, bunga-bunga berhias yang diperlihatkan tumbuhan, buah-buah seimbang yang diperlihatkan bunga, dan corak-corak berhias yang diperlihatkan buah, satu per satu bersaksi atas Wujud Niscaya Sang Pembuat yang Hakîm itu dan menunjukkan Keesaan-Nya; dalam keseluruhannya mereka memperlihatkan Keindahan Rahmat serta Kesempurnaan Rububiyah-Nya dengan cara amat gemilang.
Sebagaimana tetes-tetes yang ditugaskan serta dikirim dari awan di udara langit demi Hikmah serta tujuan penting dan manfaat serta buah yang diperlukan, sebanyak tetes-tetes itu, memperlihatkan Wujud Niscaya, Keesaan serta Kesempurnaan Rububiyah Sang Pembuat yang Hakîm;
demikian pula, seluruh gunung di bumi serta mineral dalam gunung, dengan sifat-sifat berbeda, yang disiapkan serta disimpan demi manfaat berbeda, dengan kekuatan seteguh gunung memperlihatkan Wujud Niscaya, Keesaan serta Kesempurnaan Rububiyah Sang Pembuat yang Hakîm itu.
Sebagaimana bukit-bukit kecil di gurun serta gunung dihiasi berbagai bunga teratur, masing-masing bersaksi atas Wujud Niscaya Sang Pembuat yang Hakîm serta menunjukkan Keesaan-Nya, dan seluruhnya memperlihatkan Keagungan Kerajaan serta Kesempurnaan Rububiyah-Nya;
demikian pula, berbagai bentuk teratur, keadaan berbeda serta gerak seimbang yang penuh gelora dari seluruh daun pada seluruh rumput dan pepohonan, sebanyak daun-daun itu, memperlihatkan Wujud Niscaya, Keesaan serta Kesempurnaan Rububiyah Sang Pembuat yang Hakîm tersebut.
Sebagaimana pada seluruh tubuh yang bertumbuh, gerak teratur saat tumbuh, pembekalan dengan berbagai alat, dan menghadapnya mereka kepada berbagai buah dengan sadar, masing-masing bersaksi atas Wujud Niscaya Sang Pembuat yang Hakîm serta menunjukkan Keesaan-Nya; seluruhnya dalam skala amat besar memperlihatkan Kudrat-Nya yang menyeluruh, Hikmah-Nya yang menyeluruh, Keindahan Seni serta Kesempurnaan Rububiyah-Nya.
Demikian pula, menempatkan nafsu serta ruh mereka pada seluruh jasad hewan dengan Hikmah sempurna, mempersenjatai mereka dengan berbagai perangkat dan tata sempurna, serta mengirim mereka ke berbagai pelayanan dengan Hikmah sempurna, sebanyak hewan, bahkan sebanyak perangkat mereka, bersaksi serta menunjukkan Wujud Niscaya dan Keesaan Sang Pembuat yang Hakîm; seluruhnya pun memperlihatkan Keindahan Rahmat serta Kesempurnaan Rububiyah-Nya dengan cara amat cemerlang.
Sebagaimana seluruh ilham gaib kepada seluruh kalbu, yang memberitahukan berbagai ilmu serta hakikat kepada manusia dan mengajarkan cara menyediakan berbagai kebutuhan kepada hewan, membuat Wujud Sang Rabb yang Rahîm terasa serta menunjukkan Rububiyah-Nya;
demikian pula, seluruh indra lahir serta batin, seperti sinar-sinar mata yang mengumpulkan bagi mata bunga-bunga rohani dalam taman kainat, yang masing-masing menjadi kunci alam-alam berbeda, memperlihatkan seterang matahari Wujud Niscaya, Keesaan, Ahadiyah serta Kesempurnaan Rububiyah Sang Pembuat yang Hakîm, Sang Fâthir yang Alîm, Sang Khâliq yang Rahîm, dan Ar-Razzâq Yang Mahamulia.
Dari dua belas jendela berbeda serta dua belas sisi di atas, terbuka jendela teragung yang melalui cahaya hakikat dua belas warna memperlihatkan Ahadiyah, Keesaan serta Kesempurnaan Rububiyah Allah سُبْحَانَهُ Al-Haqq.
Wahai pengingkar yang celaka! Dengan apa engkau dapat menutup jendela yang seluas lingkaran bumi, bahkan seluas jalur tahunannya ini? Dengan apa engkau dapat memadamkan tambang cahaya yang cemerlang seperti matahari ini, dan dengan tabir kelengahan mana engkau dapat menyembunyikannya?