Bagian Ketiga (Risalah Ketiga)
Al-Maktubat · hlm. 586
Adalah tentang menunjukkan satu wajah dari lima-enam wajah bagian kemukjizatan Al-Qur'an al-Mu'jiz al-Bayân yang dapat dilihat dengan mata, dengan menulis sebuah Al-Qur'an baru. Lillâhil-hamd, sebuah Al-Qur'an semacam itu telah ditulis. Dengan tetap memelihara halaman dan baris yang sama dari Al-Qur'an yang diterima umat dengan khat Hafiz Utsman; kami memahami bahwa lafaz "Allah", meskipun berulang dua ribu delapan ratus enam kali dalam keseluruhan Al-Qur'an, selain pengecualian yang jarang dan bernuktah, sisanya bertawâfuq; kami tak mengubah halaman dan barisnya. Kami hanya menatanya. Dari penataan itu tampak suatu tawâfuq yang luar biasa. Sebagian ahli kalbu telah melihat potongan-potongan Al-Qur'an yang kami tulis, dan menerima bahwa ia mendekati khat Lauhul Mahfuzh. Adapun risalah ini; karena berkenaan dengan tawâfuq Qur'ani, sebagai suatu isyarat gaib semata, tanpa sepengetahuan seorang pun dari kami, pada penulisan pertama dan draf pertamanya sebelas kata "Al-Qur'an"; bertawâfuq dalam satu halaman, pada satu baris, dalam satu deret dengan garis lurus — orang-orang yang melihatnya menjadi yakin bahwa suatu sinar dari kilau kemukjizatan dalam tawâfuq Qur'ani menunjukkan kehalusan luar biasa ini pada risalah ini.
Karena persoalan-persoalan sisa Bagian Ketiga ini beserta Bagian Keempat berkenaan dengan tawâfuq, dicukupkan dengan fihris yang berkenaan dengan tawâfuq.