Cabang Ketiga
Al-Maktubat · hlm. 183
Penjagaan dan pemeliharaan (hifzh dan ismah) Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم adalah mukjizat yang terang. Hakikat terang ayat mulia وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ menunjukkan banyak mukjizat. Ya, tatkala Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم tampil, ia menantang seorang diri — bukan hanya satu golongan, satu kaum, atau sebagian ahli politik atau satu agama — melainkan seluruh raja dan seluruh pemeluk agama. Padahal pamannya musuh terbesar, dan kaum serta kabilahnya memusuhi; namun selama dua puluh tiga tahun, tanpa penjaga, tanpa formalitas, tanpa pengawalan, dan meski berkali-kali menjadi sasaran percobaan pembunuhan, beliau wafat dengan kebahagiaan sempurna di atas ranjang istirahatnya, lalu naik ke Mala'ul A'lâ. Penjagaan dan pemeliharaannya menunjukkan seterang matahari betapa kuat hakikat yang diungkapkan وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ, dan betapa kukuh titik sandaran itu. Kami hanya akan menyebutkan beberapa peristiwa yang telah pasti sebagai contoh: