Risale-i NurAl-Maktubat

Contoh Kedua

Al-Maktubat · hlm. 155

Terutama Bukhârî, Muslim, dan kitab-kitab sahih mengabarkan bahwa: Dalam Perang Khaibar, seorang perempuan Yahudi memanggang seekor kambing lalu memasaknya, dan meracuninya dengan racun yang sangat mematikan. Ia mengirimkannya kepada Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم. Para sahabat mulai menyantapnya. Tiba-tiba beliau bersabda: اِرْفَعُوا اَيْدِيَكُمْ اِنَّهَا اَخْبَرَتْن۪ى اَنَّهَا مَسْمُومَةٌ Yakni, kambing yang dimasak itu berkata kepadaku: "Aku beracun," demikian ia mengabarkan. Setiap orang pun menarik tangannya. Namun karena pengaruh racun yang keras itu, Bisyr Ibn al-Barrâ' wafat hanya dari satu suap yang diambilnya. Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم memanggil perempuan yang bernama Zainab itu. Beliau bersabda: "Mengapa engkau berbuat demikian?" Perempuan terkutuk itu berkata: "Jika engkau seorang nabi, ia tidak akan membahayakanmu; jika engkau seorang raja, aku melakukannya untuk menyelamatkan manusia darimu." Dalam sebagian riwayat beliau tidak menyuruh membunuhnya, dalam sebagian jalur riwayat beliau menyuruh membunuhnya. Para ahli tahqiq mengatakan bahwa: Beliau sendiri tidak menyuruh membunuhnya; tetapi ia diserahkan kepada ahli waris Bisyr, dan merekalah yang membunuhnya. Dengarkanlah dua-tiga poin yang akan menunjukkan segi kemukjizatan dalam peristiwa menakjubkan ini: