Risale-i NurAl-Maktubat

Contoh Kelima

Al-Maktubat · hlm. 139

Terutama Bukhârî dari Barâ`, Muslim dari Salamah bin al-Akwa', dan kitab-kitab sahih lainnya dari para perawi lain, secara sepakat mengabarkan: Dalam Perang Hudaibiyah, kami menjumpai sebuah sumur. Kami berjumlah empat ratus orang. Air sumur itu hanya cukup untuk lima puluh orang saja. Kami menimba airnya, hingga tak menyisakan apa pun di dalamnya. Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم datang, duduk di tepi sumur, dan meminta seember air; kami membawanya. Beliau memasukkan air liur mulutnya yang penuh berkah ke dalam ember itu dan berdoa, lalu menuangkan ember itu ke dalam sumur. Tiba-tiba sumur itu bergolak dan memancar; penuh sampai ke bibirnya. Seluruh bala tentara minum hingga kenyang, mereka sendiri dan hewan-hewan mereka, dan mereka pun memenuhi wadah-wadah mereka.