Risale-i NurAl-Maktubat

Contoh Kelima

Al-Maktubat · hlm. 145

Imam Ibnu Fûrak — 'allâmah zamannya yang memperoleh gelar Syâfi'î Kedua sebagai kiasan atas kesempurnaan ijtihad dan keutamaannya — mengabarkan secara pasti: Dalam Perang Thâif, ketika Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم berjalan di atas kuda pada malam hari, beliau mengantuk. Dalam keadaan demikian, beliau berpapasan dengan sebatang pohon sidrah. Pohon itu memberi jalan kepada beliau, dan agar tidak melukai kudanya, ia terbelah menjadi dua. Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم pun melintas di antaranya bersama hewan tunggangannya. Hingga zaman kita, pohon itu tetap berdiri di atas dua kaki, dalam keadaan yang terhormat.