Risale-i NurAl-Maktubat

Jalan Ketiga

Al-Maktubat · hlm. 409

Sebagaimana diterangkan pada Asas Keempat Kelimat Kedua Puluh Sembilan dan sebagaimana ditunjukkan hadis-hadis mulia: "Ada sebagian malaikat yang memiliki empat puluh ribu kepala. Pada setiap kepala ada empat puluh ribu lidah — artinya ada delapan puluh ribu mata pula. Pada setiap lidah ada empat puluh ribu tasbih." Ya, karena malaikat ditugaskan sesuai jenis alam syahadah; mereka mewakili tasbih jenis-jenis itu di alam ruh, tentu haruslah demikian. Karena misalnya bola Bumi adalah suatu makhluk, ia bertasbih kepada Allah. Bukan empat puluh ribu, melainkan mungkin ratusan ribu jenis berkedudukan sebagai kepala. Setiap jenis memiliki individu yang berkedudukan sebagai ratusan ribu lidah, dan demikianlah... Artinya, malaikat yang ditugaskan atas bola Bumi haruslah memiliki empat puluh ribu, bahkan ratusan ribu kepala. Dan pada setiap kepala haruslah ada ratusan ribu lidah, dan demikianlah... Maka berdasarkan jalan ini, Malaikat Izrâîl Alaihissalâm memiliki suatu wajah yang tertuju kepada setiap individu dan suatu mata yang memandang. Nabi Mûsâ Alaihissalâm menampar Malaikat Izrâîl Alaihissalâm; sekali-kali bukan terhadap mahiyah asli dan bentuk hakiki Izrâîl Alaihissalâm, bukan suatu penghinaan, bukan ketiadaan penerimaan; melainkan karena ia menginginkan kelangsungan dan kekekalan tugas risalah lebih lama, ia menampar dan menampar suatu mata yang memperhatikan ajalnya dan hendak membendung khidmatnya...

اَللّٰهُ اَعْلَمُ بِالصَّوَابِ ❊ لاَ يَعْلَمُ الْغَيْبَ اِلاَّ اللّٰهُ ❊ قُلْ اِنَّمَا الْعِلْمُ عِنْدَ اللّٰهِهُوَ الَّذ۪ى اَنْزَلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ مِنْهُ اٰيَاتٌ مُحْكَمَاتٌ هُنَّ اُمُّ الْكِتَابِ وَاُخَرُ مُتَشَابِهَاتٌ فَاَمَّا الَّذ۪ينَ ف۪ى قُلُوبِهِمْ زَيْغٌ فَيَتَّبِعُونَ مَا تَشَابَهَ مِنْهُ ابْتِغَٓاءَ الْفِتْنَةِ وَابْتِغَٓاءَ تَاْو۪يلِهِ وَمَا يَعْلَمُ تَاْو۪يلَهُ اِلاَّ اللّٰهُ وَالرَّاسِخُونَ فُِى الْعِلْمِ يَقُولُونَ اٰمَنَّا بِهِ كُلّ ٌ مِنْ عِنْدِ رَبّنِاَ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلآَّ اُولُوا اْلاَلْبَابِ