Risale-i NurAl-Maktubat

Jawaban

Al-Maktubat · hlm. 351

Sebagaimana dijelaskan di Kalimat lain, doa adalah suatu ibadah. Hamba mengumumkan kelemahan dan kefakirannya dengan doa. Adapun maksud-maksud lahiriah adalah waktu-waktu doa dan ibadah doa itu, bukan faedah hakikinya. Faedah ibadah tertuju kepada akhirat. Jika maksud-maksud duniawi tak tercapai, tak dikatakan "Doa itu tak terkabul." Melainkan dikatakan "Waktu doa belum berakhir."

Dan mungkinkah sama sekali bahwa kebahagiaan abadi — yang diminta seluruh ahli iman, pada segala masa, terus-menerus dengan ketulusan, kerinduan, dan doa yang sempurna — tak diberikan kepada mereka; dan bahwa Sang Karîm Mutlak, Sang Rahîm Mutlak, yang memiliki rahmat tak terhingga dengan kesaksian seluruh alam semesta, tak mengabulkan seluruh doa mereka itu, dan kebahagiaan abadi tak mewujud?