Kata Keenam
Al-Maktubat · hlm. 263
يُحْي۪ى Yakni: Dialah yang memberi kehidupan. Dan Dialah yang melanggengkan kehidupan dengan rezeki. Dan Dia pula yang menyediakan segala kebutuhan kehidupan. Dan tujuan-tujuan kehidupan yang luhur adalah milik-Nya, hasil-hasilnya yang penting tertuju kepada-Nya, sembilan puluh sembilan persen buahnya adalah milik-Nya. Nah, kata ini menyeru manusia yang fana lagi lemah demikian, memberi kabar gembira, dan berkata:
Wahai manusia! Janganlah engkau memikul beban kehidupan yang berat di pundakmu lalu bersusah payah. Janganlah, dengan memikirkan kefanaan kehidupan, engkau jatuh ke dalam kesedihan. Janganlah, hanya karena melihat buah-buahnya yang duniawi lagi tak penting, engkau menampakkan sesal atas kedatanganmu ke dunia. Bahkan mesin kehidupan pada bahtera wujudmu itu adalah milik Yang Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri (Hayy-u Qayyûm). Dialah yang menyediakan segala biaya dan kebutuhannya. Dan kehidupan itu memiliki tujuan serta hasil yang teramat banyak, dan semua itu milik-Nya. Engkau, di kapal itu, hanyalah seorang prajurit juru mudi. Tunaikanlah tugasmu dengan baik, ambillah upahmu, nikmatilah kesenanganmu. Renungkanlah betapa berharganya bahtera kehidupan itu, betapa indah manfaat yang diberikannya, dan betapa Pemurah lagi Penyayangnya Zat pemilik bahtera itu; berbahagialah, bersyukurlah, dan pahamilah bahwa: ketika engkau menunaikan tugasmu dengan istikamah, seluruh hasil yang diberikan bahtera itu — dalam satu sisi — tercatat ke dalam buku amalmu, menjaminkan bagimu suatu kehidupan yang kekal, dan menghidupkanmu secara abadi.