Risale-i NurAl-Maktubat

Lampiran Pertama Surat Kedua Puluh Empat

Al-Maktubat · hlm. 578

Ia menafsirkan suatu rahasia penting ayat قُلْ مَا يَعْبَؤُ۬ا بِكُمْ رَبّ۪ى لَوْلاَ دُعَٓاؤُ۬كُمْ dengan lima nuktah. Dan selain membuktikan secara pasti bahwa doa adalah suatu rahasia agung ubudiyah, dan bahwa sarana teragung yang menuju hadirat rububiyah dari alam semesta secara abadi adalah doa, serta bahwa doa memiliki pengaruh yang agung; berdasarkan bahwa doa yang meraih keumuman dan keberlangsungan pasti dikabulkan; ia menunjukkan betapa tinggi kedudukan Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم sebagai hasil doa seluruh umat kepada Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم dengan nama salawat. Selain menyebutkan tiga jenis penting doa, ia menerangkan bahwa: buah doa yang paling indah dan paling halus, hasilnya yang paling lezat dan paling siap adalah ini: orang yang berdoa mengetahui, dan dengan doa membuat (orang) mengetahui bahwa; ada Seseorang yang mendengar suaranya, mendatangkan obat bagi deritanya, mengasihinya, dan tangan-Nya menjangkau segala sesuatu. Dan di dunia yang kosong dan hampa ini ia tak sendiri; melainkan ada suatu Zat Yang Maha Pemurah; Ia memandangnya, memberi keakraban. Dengan membayangkan dirinya di hadirat suatu Zat yang dapat memenuhi kebutuhannya yang tak terhingga dan menyingkirkan musuhnya yang tak terhingga, ia merasakan suatu kelegaan dan sukacita, lalu membuang beban seberat dunia dari atas dirinya, dan berkata "Alhamdulillâhi Rabbil 'âlamîn".