Risale-i NurAl-Maktubat

Masalah Keempat

Al-Maktubat · hlm. 76

Pada masa pembuanganku ini aku melihat bahwa sebagian orang yang gemar menonjolkan diri dan telah terperosok ke dalam rawa politik memandangku dengan pandangan yang berpihak dan penuh persaingan. Seolah-olah aku, seperti mereka, turut berkepentingan dengan arus-arus duniawi.

Wahai tuan-tuan! Aku berada dalam arus keimanan. Di hadapanku ada arus kekufuran. Aku tidak memiliki kaitan dengan arus-arus yang lain. Mereka yang bekerja untuk orang-orang itu dengan imbalan upah, barangkali sedikit banyak dapat memaklumi diri mereka. Namun mengambil sikap berpihak dan bersaing terhadapku tanpa upah, atas nama semangat kebangsaan, lalu mengganggu dan menyakiti aku — itu adalah kesalahan yang amat buruk. Sebab, sebagaimana telah dibuktikan sebelumnya, aku sama sekali tidak berkepentingan dengan politik dunia; aku hanya mencurahkan dan mewakafkan seluruh waktu dan hidupku untuk hakikat-hakikat keimanan dan Al-Qur'an. Karena demikian halnya, hendaklah orang yang menyakiti dan mengusik aku dengan sikap bersaing itu merenungkan bahwa perlakuannya itu berubah hukumnya menjadi tindakan mengusik iman atas nama kezindikan dan kekufuran.