Masalah Kelima
Al-Maktubat · hlm. 76
Selama dunia ini fana. Dan selama umur ini pendek. Dan selama tugas-tugas yang teramat penting begitu banyak. Dan selama kehidupan abadi akan diraih di sini. Dan selama dunia ini bukanlah tanpa pemilik. Dan selama rumah singgah dunia ini memiliki seorang Pengatur Yang Mahabijaksana lagi Mahamulia. Dan selama tiada satu kebaikan maupun keburukan yang akan tinggal tanpa balasan. Dan selama — sesuai rahasia لاَ يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلاَّ وُسْعَهَا — tiada taklif yang melampaui batas kesanggupan. Dan selama jalan yang tak berbahaya lebih utama daripada jalan yang berbahaya. Dan selama sahabat-sahabat dan pangkat-pangkat duniawi hanya menyertai sampai ke pintu kubur.
Maka sungguh orang yang paling berbahagia adalah dia yang: tidak melupakan akhirat demi dunia, tidak mengorbankan akhiratnya demi dunia, tidak merusak kehidupan abadinya demi kehidupan duniawi, tidak menyia-nyiakan umurnya dengan perkara-perkara yang tak berguna; yang menganggap dirinya sebagai tamu dan bergerak sesuai perintah Pemilik rumah singgah itu; sehingga dengan selamat ia membuka pintu kubur dan memasuki kebahagiaan yang abadi.
{(Hâsyiyah): Justru karena berbagai premis "selama" inilah maka aku tidak menghiraukan kezaliman dan penderitaan yang menimpa diriku, dan tidak menganggapnya penting. Aku berkata, "Tidak layak untuk dirisaukan," dan aku tidak mencampuri urusan dunia.}
--