Risale-i NurAl-Maktubat

Nuktah Pertama

Al-Maktubat · hlm. 470

Lafaz "Allah" disebutkan dua ribu delapan ratus enam kali dalam keseluruhan Al-Qur'an. Bersama yang terdapat dalam "Bismillah", lafaz "Rahmân" seratus lima puluh sembilan kali; lafaz "Rahîm" dua ratus dua puluh; lafaz "Ghafûr" enam puluh satu; lafaz "Rabb" delapan ratus empat puluh enam; lafaz "Hakîm" delapan puluh enam; lafaz "'Alîm" seratus dua puluh enam; lafaz "Qadîr" tiga puluh satu; "Huwa" dalam "Lâ ilâha illâ Huwa" disebutkan dua puluh enam kali.

{(Catatan kaki): Bahwa jumlah keseluruhan ayat dalam Al-Qur'an adalah 6666 dan bilangan asma'ul husna yang disebutkan di halaman ini berkaitan dengan angka 6; ini mengisyaratkan suatu rahasia penting. Untuk sementara ia dibiarkan.}

Pada bilangan lafaz "Allah" terdapat banyak rahasia dan nuktah. Antara lain: lafaz "Allah" bersama "Rahmân", "Rahîm", "Ghafûr", dan "Hakîm" — yang paling banyak disebut setelah lafaz "Allah" dan "Rabb" — adalah setengah dari ayat-ayat Al-Qur'an. Dan lafaz "Allah" bersama lafaz "Rabb" yang disebutkan menggantikan lafaz "Allah", juga setengahnya. Memang lafaz "Rabb" disebutkan delapan ratus empat puluh enam kali, tetapi jika diperhatikan, lima ratus sekian disebutkan menggantikan lafaz "Allah", dan dua ratus sekian tidak demikian.

Dan "Allah", "Rahmân", "Rahîm", "'Alîm" bersama bilangan "Huwa" dalam "Lâ ilâha illâ Huwa", juga setengahnya. Selisihnya hanya empat. Dan bersama "Qadîr" menggantikan "Huwa", juga setengah dari keseluruhan ayat. Selisihnya sembilan. Nuktah pada keseluruhan Lafzul Jalâl amat banyak. Untuk sementara kami cukupkan dengan nuktah ini saja.