Risale-i NurAl-Maktubat

Peristiwa Keempat

Al-Maktubat · hlm. 178

Imam Bukhari dan para imam hadis mengabarkan bahwa: pada suatu malam, di luar Madinah al-Munawwarah, tersiar peristiwa penting seakan-akan musuh menyerang. Lalu para penunggang kuda pemberani keluar dan pergi. Di jalan mereka melihat, seseorang datang. Mereka memandang, ternyata Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم. Beliau berfirman: "Tak ada apa-apa." Dengan menunggang kuda Abu Thalhah yang masyhur, sesuai tuntutan keberanian sucinya, beliau telah pergi lebih dahulu daripada siapa pun, memastikan, lalu kembali. Beliau berfirman kepada Abu Thalhah: وَجَدْتُ فَرَسَكَ بَحْرًا Yakni: "Kudamu tanpa guncangan, teramat cepat." Padahal kuda Abu Thalhah termasuk jenis yang lamban berjalan yang disebut katûf. Setelah malam itu, tak seekor kuda pun dapat menandinginya dalam berjalan. Dan dengan riwayat sahih: pada suatu ketika, saat waktu salat dalam perjalanan, Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم berkata kepada kudanya: "Berhentilah." Kuda itu pun berhenti. Hingga salat selesai, ia tak menggerakkan satu anggota tubuhnya pun.