Pertanyaan Kedua Anda
Al-Maktubat · hlm. 327
Berhubung kepada para Sahabat mulia diucapkan "Radhiyallâhu 'Anhu," apakah patut mengucapkannya dalam makna ini kepada yang lain?
Jawaban: Ya, boleh diucapkan. Karena sebagaimana kalimat "Alaihissalâtu Wassalâm" yang merupakan syiar Rasul Termulia صلى الله عليه وسلم, susunan "Radhiyallâhu 'Anhu" bukanlah syiar khusus bagi Sahabat, melainkan patut diucapkan pula kepada tokoh-tokoh yang berada dalam wilayah agung — yang disebut pewarisan nubuwah seperti Sahabat — dan yang mencapai maqam rida, seperti Imam Mazhab yang Empat, Syah Geylani, Imam Rabbani, dan Imam Ghazali. Namun dalam kebiasaan para ulama, kepada Sahabat diucapkan "Radhiyallâhu 'Anhu"; kepada Tabiin dan Tabi'ut-Tabiin, "Rahimahullâh"; kepada yang sesudah mereka, "Ghafarahullâh"; dan kepada para wali, "Quddisa Sirruhu."