Surat Keenam
Al-Maktubat · hlm. 564
Ia menafsirkan suatu rahasia ayat-ayat حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَك۪يلُ ❊ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِىَ اللّٰهُ لآَ اِلٰهَ اِلاَّ هُوَ dengan menerangkan suatu cahaya penghibur — yang datang dari cahaya iman, limpahan Al-Qur'an, dan kelembutan Sang Rahmân — di dalam kegelapan lima jenis keterasingan (gurbet) yang menyedihkan, yang dirasakan satu di dalam yang lain. Surat ini amat menyentuh sampai derajat membuat kalbu yang paling keras pun menangis. Dan ia amat bercahaya sampai derajat membuat lega kalbu yang paling putus asa dan berduka.