Tingkatan Kehidupan Ketiga
Al-Maktubat · hlm. 1
Yaitu tingkatan kehidupan Nabi Idris dan Îsâ Alaihimassalâm, yang dengan melepaskan diri dari kebutuhan-kebutuhan kemanusiaan, memasuki suatu kehidupan seumpama kehidupan malaikat, lalu memperoleh suatu kelembutan yang bercahaya. Seolah-olah, dengan tubuh duniawi mereka yang berada dalam kelembutan jasad mitsâlî dan kecemerlangan cahaya jasad bintang, mereka berada di langit. Rahasia hadis yang bermakna bahwa pada akhir zaman Nabi Îsâ Alaihissalâm akan datang dan beramal dengan Syariat Muhammadiyah صلى الله عليه وسلم adalah demikian: Pada akhir zaman, tatkala — di hadapan arus kekufuran dan pengingkaran terhadap uluhiyah yang ditimbulkan oleh filsafat naturalis — agama Nasrani menyucikan diri, melepaskan diri dari khurafat, lalu berubah menjelma menjadi Islam, maka sebagaimana pribadi maknawi agama Nasrani membunuh pribadi maknawi kedurhakaan tak beragama yang dahsyat itu dengan pedang wahyu samawi; demikian pula Nabi Îsâ Alaihissalâm, dengan mewakili pribadi maknawi agama Nasrani, membunuh Dajjal yang mewakili pribadi maknawi ketiadaan agama.. yakni akan membunuh pemikiran pengingkaran terhadap uluhiyah.