Risale-i NurAl-Maktubat

Tingkatan Pertama

Al-Maktubat · hlm. 469

Rakyat awam yang kami sebut "tingkatan bertelinga"; ia mendengarkan Al-Qur'an hanya dengan telinga, memahami kemukjizatannya melalui telinga. Yakni ia berkata: "Al-Qur'an yang kudengar ini tak menyerupai kitab-kitab lain. Ia mesti berada di bawah semua kitab atau di atas semua kitab. Adapun pilihan bahwa ia di bawah semua — tak seorang pun dapat mengatakannya dan tak seorang pun mengatakannya, setan pun tak dapat mengatakannya. Kalau begitu, ia di atas semua." Demikianlah, dengan ringkasan sebesar ini telah ditulis di Isyarat Kedelapan Belas. Kemudian untuk menjelaskannya, Pembahasan Pertama dari Surat Kedua Puluh Enam yang bernama "Hujjatul Qur'an alâ Hizbisy Syaithân" menggambarkan dan membuktikan pemahaman tingkatan itu tentang kemukjizatan.