Risale-i NurAl-Maktubat

Tipu Daya Setan Keenam

Al-Maktubat · hlm. 498

adalah ini: ia memanfaatkan urat kemalasan, kecintaan pada kenyamanan (memanjakan tubuh), dan rasa terbebani tugas pada manusia. Ya, setan dari kalangan manusia dan jin menyerang dari segala segi. Tatkala mereka melihat kawan-kawan kami berkalbu teguh, kuat kesetiaannya, ikhlas niatnya, dan tinggi himmahnya, mereka menyerang dari titik lain. Yakni:

Untuk menghentikan pekerjaan kami dan melemahkan khidmat kami, mereka memanfaatkan kemalasan, kecintaan pada kenyamanan, dan rasa terbebani tugas mereka. Dengan tipu daya semacam itu mereka menahan mereka dari khidmat Al-Qur'an sedemikian sehingga; tanpa mereka sadari, sebagian mereka diberi pekerjaan berlebih, agar tak menemukan waktu untuk khidmat Al-Qur'an. Kepada sebagian lain, mereka perlihatkan hal-hal dunia yang memikat, agar hawa nafsunya bangkit dan datang kelalaian terhadap khidmat, dan seterusnya...

Jalan-jalan serangan ini panjang. Dengan memotong pendek panjangnya, kami serahkan kepada pemahaman kalian yang cermat.

Wahai saudara-saudaraku! Berhati-hatilah: tugas kalian suci, khidmat kalian luhur. Setiap saat kalian bernilai sedemikian sehingga dapat berkedudukan sebagai ibadah sehari. Ketahuilah, jangan sampai ia lepas dari tangan kalian!...

يَٓا اَيُّهَا الَّذ۪ينَ اٰمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ ❊ وَلاَ تَشْتَرُوا بِاٰيَات۪ى ثَمَنًا قَل۪يلاًسُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُونَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَل۪ينَ وَ الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَم۪ينَسُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَٓا اِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَٓا اِنَّكَ اَنْتَ الْعَل۪يمُ الْحَك۪يمُاَللّٰهُمَّ صَلِّ وَ سَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ ۨالنَّبِىِّ اْلاُمِّىِّ الْحَب۪يبِ الْعَالِى الْقَدْرِ الْعَظ۪يمِ الْجَاهِ وَ عَلٰٓى اٰلِه۪ وَ صَحْبِه۪ وَ سَلِّمْ اٰم۪ينَ