Titik Kedua
Al-Maktubat · hlm. 419
Dengan firman ayat mulia وَلاَ تَرْكَنُٓوا اِلَى الَّذ۪ينَ ظَلَمُوا فَتَمَسَّكُمُ النَّارُ: bukan hanya yang menjadi alat kezaliman dan pendukungnya, melainkan yang sedikit condong pun diancam dengan dahsyat dan keras. Karena sebagaimana rida terhadap kekufuran adalah kekufuran; rida terhadap kezaliman pun adalah kezaliman.
Maka seorang ahli kesempurnaan, secara sempurna, menabirkan salah satu permata dari banyak permata ayat ini demikian:
Penolong para zalim di dunia adalah orang-orang hina;
Anjinglah yang berlezat berkhidmat kepada pemburu tak berbelas kasih.
Ya; sebagian berlaku bagai ular, sebagian berlaku bagai anjing. Pada malam yang diberkahi seperti ini, tatkala tamu yang diberkahi sedang dalam doa yang diberkahi, yang bertindak sebagai mata-mata, seolah kami melakukan kejahatan, lalu melapor dan menyerang, tentu berhak akan tamparan yang bermakna dalam syair ini.