Yang Keempat
Al-Maktubat · hlm. 216
Pengetahuan tentang peristiwa masa silam dan kejadian-kejadian alam.
Nah, tatkala Al-Qur'an yang menampakkan mukjizat penuturan datang, ia menantang para pemilik keempat macam pengetahuan ini:
Mula-mula ia membuat ahli balaghah seketika bertekuk lutut. Dengan takjub mereka menyimak Al-Qur'an.
Yang kedua, ia memberi kejutan kepada ahli syair dan retorika — yakni pembaca pidato yang teratur dan penggubah syair yang indah — sedemikian rupa sehingga membuat mereka menggigit jari. Ia menurunkan syair terindah mereka yang ditulis dengan emas dan yang digantung di dinding Ka'bah sebagai kebanggaan — "Mu'allaqât Sab'ah" yang masyhur — dan menjatuhkan nilainya.
Dan ia membungkam para dukun dan tukang sihir yang mengabarkan hal gaib. Ia membuat mereka lupa kabar-kabar gaib mereka. Ia mengusir jin-jin mereka. Ia mengakhiri perdukunan.
Dan mereka yang mengetahui peristiwa umat-umat terdahulu dan keadaan kejadian alam, ia selamatkan dari khurafat dan kedustaan, lalu ia ajarkan kepada mereka peristiwa masa silam yang hakiki dan kejadian-kejadian alam yang bercahaya.
Nah, keempat lapisan ini, dengan penuh takjub dan hormat, bertekuk lutut di hadapan Al-Qur'an dan menjadi murid. Tak seorang pun, kapan pun, sanggup bangkit menandingi walau dengan satu surah.
Jika dikatakan:
Bagaimana kita tahu bahwa tak seorang pun dapat menandingi dan bahwa penandingan tak mungkin?