Yang Keempat
Al-Maktubat · hlm. 501
Dengan cara yang sama sekali bertentangan dengan kebangsaan Turki yang sejak dahulu berpadu dan bersatu dengan Islam — yang benar-benar religius dan tulus menghormati agamanya — dengan nama Turkisme dalam makna kebaratan, dengan suatu fatwa yang penuh penyimpangan dan bidah, membebankan "Beriqamatlah dengan bahasa Turki!" kepada orang dari bangsa lain sepertiku, itu dengan asas apa? Ya, sementara aku berhubungan secara amat bersahabat dan penuh persaudaraan dengan orang Turki sejati, aku sama sekali tak memiliki hubungan dengan Turkisme orang-orang bermental Barat seperti kalian. Bagaimana kalian membebankannya kepadaku? Dengan undang-undang apa? Jika setelah menghapus kebangsaan orang Kurdi — yang memiliki jutaan jiwa, tak melupakan kebangsaan dan bahasanya selama ribuan tahun, warga sejati orang Turki, dan kawan jihad sejak dahulu — dan setelah membuat mereka melupakan bahasa mereka; barangkali pembebanan kalian kepada orang yang dianggap dari unsur lain seperti kami, menjadi semacam asas biadab. Jika tidak, itu semata sewenang-wenang. Tak ada dan tak akan ada ketundukan pada kesenangan pribadi-pribadi!