Risale-i NurAl-Maktubat

Yang Keenam

Al-Maktubat · hlm. 531

Sebagian ahli sulûk yang bukan ahli hakikat, jatuh ke jurang dengan mengacaukan bayang, naungan, dan contoh parsial maqam wilayah dengan maqam asali yang universal. Di Cabang Kedua Kelimat Kedua Puluh Empat dan Kelimat-kelimat lain telah dibuktikan dengan pasti bahwa: sebagaimana matahari berbilang melalui cermin; ribuan matahari misali memiliki cahaya dan panas seperti matahari yang sama. Tetapi matahari-matahari misali itu amat lemah dibandingkan matahari hakiki. Persis seperti itu: maqam para nabi dan wali agung memiliki sebagian bayang dan naungan. Ahli sulûk masuk ke dalamnya; ia memandang dirinya lebih agung daripada wali-wali agung itu; bahkan ia menyangka dirinya melampaui para nabi, ia jatuh ke jurang. Tetapi untuk tak menderita kerugian dari seluruh jurang yang telah lalu ini, caranya adalah dengan senantiasa menjadikan usul imani dan asas syariat sebagai pedoman dan asas, dan menuduh penyaksian serta cita rasanya tatkala ia bertentangan dengan keduanya.