Risale-i NurAl-Maktubat

Yang Ketiga

Al-Maktubat · hlm. 258

Yaitu pembenaran — dengan kesesuaian (tawâfuq) dan pada tingkat ilmul yaqîn — dari jamaah teragung para ulama yang tak terhitung, yang mendalam bagai samudra ilmunya, yang di setiap abad memiliki ribuan anggota, yang secara jenius unggul dalam setiap cabang ilmu, yang berkiprah dalam beragam jalan (maslak), dan yang tumbuh di dalam umatnya. Maka ia pun memutuskan: kesaksian Zat ini atas wahdâniyah bukanlah kesaksian pribadi dan sebagian, melainkan kesaksian yang umum, menyeluruh, tak tergoyahkan, yang seandainya seluruh setan berhimpun sekalipun, mereka takkan mampu menghadapinya dari sisi mana pun.

Adapun, sebagai isyarat ringkas atas pelajaran yang diperoleh sang tamu dunia dan pengembara kehidupan — yang berkelana bersama akalnya di Masa Kebahagiaan (Asr-i Saâdah) — dari madrasah nurani itu, pada Tingkatan Keenam Belas dari Maqam Pertama, demikianlah dinyatakan:

لآَ اِلٰهَ اِلاَّ اللّٰهُ الْوَاجِبُ الْوُجُودِ الْوَاحِدُ اْلاَحَدُ الَّذ۪ى دَلَّ عَلٰى وُجُوبِ وُجُودِهِ ف۪ى وَحْدَتِهِ فَخْرُ الْعَالَمِ وَ شَرَفُ نَوْعِ بَن۪ى اٰدَمَ بِعَظَمَةِ سَلْطَنَةِ قُرْاٰنِهِ وَ حِشْمَةِ وُسْعَةِ د۪ينِهِ وَ كَثْرَةِ كَمَالاَتِهِ وَ عُلْوِيَّةِ اَخْلاَقِهِ حَتّٰى بِتَصْد۪يقِ اَعْدَائِهِ وَ كَذَا شَهِدَ وَ بَرْهَنَ بِقُوَّةِ مِأٰتِ الْمُعْجِزَاتِ الظَّاهِرَاتِ الْبَاهِرَاتِ الْمُصَدِّقَةِ الْمُصَدَّقَةِ وَ بِقُوَّةِ اٰلاَفِ حَقَائِقِ د۪ينِهِ السَّاطِعَةِ الْقَاطِعَةِ بِاِجْمَاعِ اٰلِهِ ذَوِى اْلاَنْوَارِ وَ بِاِتِّفَاقِ اَصْحَابِهِ ذَوِى اْلاَبْصَارِ وَ بِتَوَافُقِ مُحَقِّق۪ى اُمَّتِهِ ذَوِى الْبَرَاهِينِ وَ الْبَصَائِرِ النَّوَّارَةِ اَلْبَاق۪ى هُوَ الْبَاق۪ى

Said Nursî