Yang Pertama
Al-Maktubat · hlm. 93
Allah memiliki bermacam-macam tajallî dari asmâul husnâ-Nya yang tidak terbilang dan tak terhingga. Keanekaragaman makhluk timbul dari keanekaragaman tajallî tersebut. Adapun asma itu menghendaki penampakan secara terus-menerus. Yakni, ia menghendaki untuk memperlihatkan ukiran-ukirannya. Yakni, ia menghendaki untuk melihat dan memperlihatkan tajallî keindahannya pada cermin-cermin ukiran-ukirannya. Yakni, ia menghendaki untuk memperbarui kitab alam semesta dan surat-surat maujud dari saat ke saat. Yakni, ia menuntut untuk menuliskan makna-makna yang baru silih berganti, dan memperlihatkan tiap-tiap surat itu — beserta Zat Yang Mahasuci dan Musammâ Yang Mahasuci — kepada penelaahan segenap makhluk yang berkesadaran, serta membuat mereka membacanya.