DAFTAR ISI
Surat Kedelapan: ...5
Lem'a Ketiga: ...9
Lem'a Keempat: ...20
Surat Kedua Puluh – Bagian Pertama: ...28
Jawaban indah atas pertanyaan, “Karena Risale-i Nur memiliki karamah, bahkan membawa kemajuan dalam makin jelasnya hakikat-hakikat iman melebihi tarekat-tarekat, mengapa tidak terlihat bahwa mereka mendapat kenikmatan rohani, kasyaf serta karamah yang bersifat fisik seperti para wali, dan murid-muridnya pun tidak mencari hal-hal seperti itu?”
Surat Kelima: ...47
Mengenai penjelasan bahwa tasawuf merupakan buah, sedangkan hakikat-hakikat Islam merupakan makanan, serta bahwa Risale-i Nur ialah “obat dan salep yang paling sesuai bagi luka-luka zaman ini, cahaya yang paling bermanfaat bagi masyarakat Islam yang menghadapi serangan keadaan gelap, dan panduan yang paling benar bagi mereka yang kebingungan di lembah-lembah kesesatan.”
Telvihat-ı Tis'a: ...51
Suatu risalah yang sangat dikenal mengenai jalan-jalan kewalian, yang menjelaskan hakikat tasawuf serta tarekat.
Tambahan Kader Risalesi (Risalah Takdir): ...85
Surat Kelima Belas: ...93
Pertanyaan Pertama: Pertanyaan, “Meskipun para sahabat lebih besar daripada para wali, mengapa melalui pandangan kewalian mereka tidak dapat menyingkap para perusak yang menggerakkan fitnah di antara para sahabat, sehingga berakhir dengan gugurnya tiga di antara empat Khulafaur Rasyidin sebagai syahid?” dijawab melalui dua bagian penting.
Surat Kedelapan Belas: ...99
Terdiri atas tiga persoalan penting.
Persoalan Kedua dari Pembahasan Keempat Surat Kedua Puluh Enam: ...114
Jawaban pertanyaan, “Muhyiddin Ibnu Arabi berkata kepada Fakhruddin Ar-Razi, ‘Mengetahui Allah سُبْحَانَهُ berbeda dengan mengetahui Wujud-Nya.’ Apa maksudnya?”
Persoalan Keempat: ...118
Jawaban yang sangat indah dan bercahaya atas pertanyaan, “Apa hikmah
ﺟَﺪِّﺩُﻭﺍ ﺍ۪ﻳﻤَﺎﻧَﻜُﻢْ بِلَا ﺍِﻟٰﻪَ اِلَّا ﺍﻟﻠّٰﻪُ
?” Dalam jawaban atas pertanyaan lain juga terdapat isyarat singkat kepada suatu hujah keesaan yang amat agung, serta dalil yang luas dan panjang.
Persoalan Kesembilan: ...124
Jawaban pertanyaan, “Dapatkah ahli kewalian berada di luar lingkaran ahli haq, yaitu Ahlusunah Waljamaah?”
Persoalan Kesepuluh: ...128
Sebuah prinsip penting.
Risalah Ketiga, yang merupakan Persoalan Ketiga dari Surat Kedua Puluh Delapan: ...132
Suatu pelajaran ilmiah, bercahaya serta penuh limpahan, yang menjelaskan dan membuktikan bahwa Risale-i Nur bukan sekadar ilmu lahiriah, melainkan dilengkapi hakikat-hakikat yang mendalam serta batiniah dan sungguh-sungguh menunaikan tugas bimbingan.
Empat tanya-jawab penting pada bagian akhir Sahabeler Risalesi: ...144
Sebuah Prinsip: ...150
Mengenai seberapa besar limpahan serta cahaya yang diberikan Risale-i Nur kepada murid-muridnya.
Jawaban yang mengandung hakikat atas pertanyaan, “Untuk apa penegasan-penegasan Risale-i Nur tentang rukun-rukun iman sedemikian banyak? Guru-guru dahulu mengajarkan kepada kita bahwa iman seorang mukmin yang ummi sama seperti iman seorang wali besar.” ...152
Suatu lintasan pikiran serta kabar gembira bahwa Risale-i Nur akan memperoleh nilai suci setara tujuh Mesnevî-i Şerif, dan menjadi panduan serta pembimbing yang tetap ada bagi para ahli hakikat. ...156
Dengan perbandingan singkat antara kumpulan puisi para wali serta kitab-kitab ulama dengan Risale-i Nur, diterangkan arti penting serta nilai Risale-i Nur. ...156
Sepucuk Surat: ...158