Risale-i NurSinar-Sinar

AYAT KESEMBILAN BELAS

Sinar-Sinar · hlm. 729

وَ الَّذ۪ينَ اٰمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعٰى بَيْنَ اَيْد۪يهِمْ وَ بِاَيْمَانِهِمْ يَقُولُونَ رَبَّنَٓا اَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَ اغْفِرْلَنَا

Salah satu lapisan isyari di antara lapisan-lapisan makna umum ayat ini memandang juga kepada abad ini. Sebab يَقُولُونَ رَبَّنَٓا اَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا — di samping memiliki hubungan makna yang kuat — secara jifir juga berjumlah seribu tiga ratus dua puluh enam (1326); dan karena pada masa badai-badai yang lahir dari revolusi kebebasan pada tarikh itu, di tengah orang-orang mukmin yang mencari cahaya untuk selamat dari gelap gulita badai-badai yang mengguncang segala sesuatu dan dari gelap gulita peperangan, murid-murid Risale-i Nur tampil tidak lama sesudahnya, maka hal itu, di antara satuan-satuan ayat ini

yang banyak sekali, merupakan sebuah tanda bahwa merekalah masadaknya pada abad ini. Kalimat وَاغْفِرْلَنَا memandang kepada seribu tiga ratus enam puluh (1360). Berarti, lima enam tahun sesudah ini adalah masa istigfar. Itu merupakan sebuah petunjuk secara ramzi bahwa murid-murid Risale-i Nur pada waktu itu akan memberikan pelajaran istigfar.