Sinar-Sinar
Şuâlar · 485 bagian · Bahasa Indonesia
- SINAR-SINAR
- Sinar Kedua dari Lem'a Ketiga Puluh Satu
- Peringatan
- BUAH PERTAMA MAQAM PERTAMA
- Misalnya,
- Dan misalnya pula,
- Dan misalnya pula,
- Yang mendorong dan mengantarkan aku kepada buah ini adalah sebuah rasa sebagai berikut:
- MAQAM KEDUA
- Kesimpulannya,
- Kesimpulannya:
- Kesimpulannya,
- MAQAM KETIGA
- Bagian pertama pertanyaan:
- Jawaban:
- Bagian kedua pertanyaan:
- Jawaban:
- HUJAH DAN TANDA KETIGA:
- Kesimpulannya:
- PENUTUP
- Sebuah pertanyaan berkenaan dengan kebangkitan:
- Jawaban:
- PERSOALAN PERTAMA
- PERSOALAN KEDUA
- PERSOALAN KETIGA
- SEBUAH MUNAJAT TAUHID DAN MUKADIMAHNYA
- MUNAJAT
- MUKADIMAH
- Kesimpulannya,
- Munajat
- Sinar Keempat
- Secara maknawi dan menurut martabatnya, Lem'a Kelima
- Peringatan:
- Hatiku menghendaki kekal, sedang Allah menghendaki fananya kerajaan tubuhku
- TINGKATAN PERTAMA CAHAYA HASBIYAH
- TINGKATAN KEDUA CAHAYA HASBIYAH
- TINGKATAN KETIGA CAHAYA HASBIYAH
- TINGKATAN KEEMPAT CAHAYA HASBIYAH
- MARTABAT CAHAYA KELIMA DARI AYAT HASBIYAH
- PERSOALAN KEDUA
- MARTABAT CAHAYA KEENAM DARI AYAT HASBIYAH
- Poin Keempat
- Jika engkau berkata:
- Jawaban:
- Peringatan:
- Perhatian:
- Sinar Keenam
- Jawaban:
- Inilah keadaan ruhani yang aneh, yang menolongku dalam tersingkapnya hakikat yang telah disebutkan itu:
- Jawaban:
- Sebuah peringatan penting dan sebuah pernyataan maksud
- Ada lima sebab yang menyulitkan pemahaman terhadap risalah ini:
- MUKADIMAH
- Jalan keselamatan dari jurang bahaya yang pertama
- PERSOALAN PERTAMA
- Kesimpulannya,
- PERSOALAN KEDUA
- keyakinan kufur terdiri atas dua bagian:
- KEDUA: Ia bangkit menentang hakikat-hakikat iman dan melawannya. Bagian ini pun terdiri atas dua bagian:
- Penafian pun terdiri atas dua bagian:
- Ini pun terdiri atas dua persoalan:
- Ayatul Kubra
- Kesimpulannya,
- Misalnya, sebagaimana seorang raja memiliki dua cara berbicara dan memberi perintah:
- Ia pun berkata kepada akalnya:
- POIN PERTAMA
- POIN KEDUA
- POIN KETIGA
- POIN KEEMPAT
- HAKIKAT PERTAMA
- HAKIKAT KEDUA
- HAKIKAT PERTAMA
- HAKIKAT KEDUA
- PERINGATAN
- Tentang Burhan-Burhan Tauhid
- HAKIKAT KELIMA
- Tiada tersisa satu titik gelap pun bagi mereka yang bermata hati
- Tertulis di dalam bengkel Lauh Mahfuz hakikat
- HAKIKAT KEDUA
- Kesimpulannya:
- HAKIKAT KETIGA
- PERINGATAN
- Said Nursî
- Salah seorang berkata:
- Sebagai jawaban kepadanya mereka berkata:
- Bagian Pertama
- MUKADIMAH
- Kesimpulannya:
- Sinar Kelima
- Sebuah Buah dari Penjara Denizli
- Risalah Buah
- YANG PERTAMA
- SARIPATI PERSOALAN KEDUA
- Saripati sebuah peristiwa penuh pelajaran yang penjelasannya terdapat di dalam Panduan Pemuda adalah sebagai berikut:
- Aku pun menjawab:
- PERSOALAN KEEMPAT
- Aku menjawab:
- Adapun jawaban untuk poin pertama:
- PERSOALAN KELIMA
- PERSOALAN KEENAM
- Misalnya,
- Dan misalnya lagi,
- Dan misalnya lagi,
- Dan sebagaimana halnya
- Dan sebagaimana halnya
- Dan misalnya lagi,
- PERSOALAN KETUJUH
- MANUSIA
- Kesimpulannya:
- SARIPATI PERSOALAN KEDELAPAN
- YANG PERTAMA:
- BUAHNYA YANG KEDUA DAN SALAH SATU FAEDAHNYA YANG MENGHADAP KEPADA KEHIDUPAN PRIBADI:
- FAEDAHNYA YANG KETIGA, YANG BERKAITAN DENGAN KEHIDUPAN PRIBADI:
- Berikut ini adalah saripati kesimpulan yang telah dijelaskan di dalam Sinar Kesembilan dari Risale-i Nur:
- NUKTA PERTAMA
- NUKTA KEDUA
- PERSOALAN KESEMBILAN
- POIN PERTAMA
- POIN KEDUA
- POIN KETIGA
- Bunga Emirdağ
- Saudara-saudaraku yang aziz lagi siddik!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- DUA CATATAN KAKI SEBAGAI PENUTUP BAGI PERSOALAN KESEPULUH INI
- SURAT YANG DITULIS HÜSREV KEPADA USTAZNYA BERKENAAN DENGAN PERSOALAN KESEPULUH
- PERSOALAN KESEBELAS
- Selain itu, sebuah contoh kecil dari iman kepada malaikat yang menjadi sebab kebahagiaan duniawi ialah demikian:
- Kesimpulannya:
- Pelengkap:
- PENUTUP
- Sebuah Peringatan:
- INI ADALAH JAWABAN ATAS SEBUAH PERTANYAAN YANG MUNGKIN TERLINTAS:
- INI ADALAH CATATAN KAKI BAGI SEBUAH NUKTA I'JAZ YANG BERKAITAN DENGAN SURAH INI:
- INI ADALAH SEBUAH LAMPIRAN BAGI CATATAN KAKI PERSOALAN KESEBELAS
- Yang merupakan pelengkap Ayat Kursi
- وَيُؤْمِنْ بِاللّٰهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ(946) sesuai dengan nama Risale-i Nur
- Said Nursî
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ وَ اِنْمِنْ شَىْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِه۪ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ
- Hüsrev
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ وَ اِنْمِنْ شَىْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِه۪
- Dan yang pada hari itu menjadikan hari raya bagi kami dan bagi alam Islam;
- Dan yang tidak pernah membiarkan murid-murid yang bernisbah kepadamu kalah dan malu di mana pun;
- Dan yang memberitahukan bahwa kematian itu adalah hukuman mati abadi bagi orang-orang kafir dan munafik;
- Para murid Nur yang berada di Isparta dan sekitarnya
- Dari Pembelaan di Mahkamah Denizli
- Kesimpulannya:
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Kesimpulannya:
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Pelengkap bagi Surat Keberatan terhadap Surat Dakwaan
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Di sana mereka bertanya kepadaku:
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Di dalam surat keputusan itu, tiga pasal dijadikan dasar:
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Sebuah Bagian Penting dari Kata Terakhir
- Sebuah Bagian dari Kata Terakhir
- Said Nursî
- Sebuah Jawaban yang Berisi Hakikat bagi Sebuah Pertanyaan Penting
- Dalam pembelaan kecilku kali ini aku telah mengatakan:
- Beberapa orang meminta penjelasan tentang hal ini. Aku pun berkata:
- Saripati perkataan:
- Sinar Ketiga Belas
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Terhadap waham ahli dunia, kami berkata:
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Said Nursî
- Said Nursî
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi mubarak!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Kelakar yang kutulis untuk kalian kemarin memiliki tiga segi yang menarik:
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Said Nursî
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, teguh, lagi tulus!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Yang ketujuh puluh telah menjadi batu nisan bagi kubur itu, dan bersama-sama ia menangisi kerugian yang menimpa Islam
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Kesimpulannya:
- Kata terakhirku di pengadilan:
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia, dan sahabat-sahabatku yang tulus di rumah tamu dunia ini!
- Melarikan diri dan selamat dari musibah kita ini tidak mungkin dari dua segi:
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Lanjutan peristiwa gempa bumi yang bagian awalnya tidak dituliskan di sini, terdapat di dalam surat Hüsrev:
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia, dan teman-temanku dalam musibah!
- Poin Kedua
- Poin Ketiga
- Poin Keempat
- Poin Kelima
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, lagi tulus!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia! لِكُلِّ مُص۪يبَةٍ اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّٓا اِلَيْهِ رَاجِعُونَ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, lagi mubarak!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Feyzi
- Ali Rıza
- Ziya
- Mahmud
- Süleyman
- Hamza
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, tidak tergoyahkan, serta memahami jati diri dan nilai tawakal!
- Dua tiga saudara kita telah menemukan hiburan yang indah seperti berikut ini untuk diri mereka. Mereka berkata:
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia! لِكُلِّ مُص۪يبَةٍ اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّٓا اِلَيْهِ رَاجِعُونَ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku!
- Kepada Mahkamah Afyon aku nyatakan bahwa:
- Masih Ada Beberapa Poin yang Hendak Kusampaikan kepada Pemerintah, Mahkamah, dan Kepolisian Afyon
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Poin Pertama
- Poin Kedua
- Poin Ketiga
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Perlu kiranya aku menjelaskan dua keadaanku yang ganjil lagi menarik:
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Sebuah mimpi menarik yang membawa kabar gembira dan yang takwilnya telah terwujud:
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia dan teman-teman sepenjaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi baru, dan para tahanan lama!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Said Nursî
- Di dalam surat dakwaan terdapat empat esas mengenai diriku:
- Dan selain itu masih ada dua tiga persoalan lagi:
- PERSOALAN KEDUA SEBAB TUDUHAN DI DALAM SURAT DAKWAAN:
- Kepada Kantor Perdana Menteri, Kementerian Kehakiman, dan Kementerian Dalam Negeri
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, lagi ikhlas!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia, Hüsrev dan Mehmed Feyzi, Sabri!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia, teman-teman belajarku di Madrasah Yusufiyah ini!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ اَبَدًا دَائِمًا سَلَّمَكُمُ اللّٰهُ فِى الدَّارَيْنِ
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Sebuah Nukta dari Ayat Mulia Itu
- Said Nursî
- Ali Hoca dari Emirdağ
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ وَ اِنْمِنْ شَىْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِه۪ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ اَبَدًا دَائِمًا
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, lagi tak tergoyahkan!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Said Nursî
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Sinar Kelima
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Tafsir itu ada dua bagian:
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia, Re'fet, Mehmed Feyzi, Sabri!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, lagi tidak tergoyahkan!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, teguh memegang janji, lagi penuh kasih sayang!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- SEBUAH PERANGAI BEDÎÜZZAMAN YANG MEMBUAT AKAL TERCENGANG
- Abdurrahîm
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia: Mehmed, Mustafa, İbrahim, Ceylan!
- Saudara-saudaraku!
- SEBUAH HIBURAN HAKIKI YANG MENJADIKAN MUSIBAH-MUSIBAH BERAT YANG KUALAMI TIDAK BERARTI APA-APA
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, lagi teguh!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- (Sebuah surat dari Hüsrev)
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Saudara-saudaraku yang Aziz!
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, tulus, teguh, lagi penuh pengorbanan!
- Said Nursî
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Sebuah dalil yang pasti tentang keberhasilan yang kami saksikan dalam khidmahku kepada Nur adalah demikian:
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Kehakiman Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- INILAH SEBUAH BAGIAN DARI NOTA KASASI KEPADA MAHKAMAH KASASI
- Zübeyr Gündüzalp
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- INILAH NOTA KASASI MUSTAFA SUNGUR
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Adapun mengenai persoalan tokoh-tokoh yang diberitakan oleh hadis pada akhir zaman:
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Kepada Mahkamah Pidana Berat Afyon,
- Sinar Kelima
- Peringatan:
- MUKADIMAH
- POIN PERTAMA
- Peringatan:
- POIN KETIGA: Terdiri atas dua Nukta.
- MAQAM KEDUA SINAR KELIMA DAN PERSOALAN-PERSOALANNYA
- وَ الْعِلْمُ عِنْدَ اللّٰهِٔ hal ini pun memiliki dua segi:
- PERSOALAN KEENAM BELAS
- PERSOALAN PERTAMA
- Jawaban:
- Jawaban:
- Terdiri Atas Dua Maqam
- SARIPATI DARI SARIPATINYA
- Kelimat PERTAMA
- Kelimat KEDUA
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang ada di dalamnya:
- Kelimat KETIGA
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang ada di dalamnya:
- Kelimat KEEMPAT
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah panjang yang ada di dalamnya:
- Kelimat KELIMA
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang teramat luas di dalamnya:
- Kelimat KEENAM
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujahnya:
- Kelimat KETUJUH
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujahnya:
- Kelimat KEDELAPAN
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang ada di dalamnya:
- Kelimat KESEMBILAN
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang ada di dalamnya:
- Kelimat KESEPULUH
- Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang ada di dalamnya:
- Kelimat KESEBELAS
- BAGIAN KEDUA
- Inilah contoh sebuah pelajaran yang sangat ringkas bagi para murid Nur di dalam penjara. Yaitu sebagai berikut:
- Atas nama para murid Risale-i Nur di Madrasah Yusufiyah Ketiga, Ceylan
- MUKADIMAH
- Yakni, di antara kesaksian-kesaksian menyeluruh atas kejujuran dan kebenaran Muhammad صلى الله عليه وسلم
- MAQAM KEDUA DARI AL-HUJJATUZ-ZAHRA
- memperlihatkan hakikatnya secara penuh, lalu berkata: “Sekarang lihatlah!” Ia pun memandang dan melihat bahwa:
- Makna ringkas dari fikrah Arab ini:
- Ahmed Feyzi, Ahmed Nazif, Salahaddin, Zübeyr, Ceylan, Sungur, Tabancalı
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ وَ اِنْمِنْ شَىْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِه۪ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ اَبَدًا دَائِمًا
- Sinar Ketiga
- Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
- Saudara-saudaraku yang Aziz, setia, tidak tergoyahkan, teguh, penuh pengorbanan, lagi menepati janji setia!
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Sinar Pertama
- YANG PERTAMA
- Yang Memandang kepada Risale-i Nur
- AYAT KEDUA yang Mengisyaratkan kepada Resaili'n-Nur
- AYAT MASYHUR KETIGA
- AYAT MASYHUR KEEMPAT
- AYAT KELIMA
- PELENGKAP AYAT
- (Sebuah karamah dari kesetiaan Sabri.)
- AYAT KEENAM
- AYAT KETUJUH
- AYAT KEDELAPAN
- AYAT KESEMBILAN
- AYAT KESEPULUH
- AYAT KESEBELAS
- AYAT KEDUA BELAS
- Tanda Kedua
- AYAT KETIGA BELAS
- AYAT KEEMPAT BELAS
- Sinar Kedua
- AYAT KELIMA BELAS
- AYAT KEENAM BELAS
- AYAT KETUJUH BELAS
- AYAT KEDELAPAN BELAS
- AYAT KESEMBILAN BELAS
- AYAT KEDUA PULUH
- AYAT ATAU AYAT-AYAT KEDUA PULUH SATU
- AYAT DAN AYAT-AYAT KEDUA PULUH DUA
- AYAT KEDUA PULUH TIGA
- AYAT DAN AYAT-AYAT KEDUA PULUH EMPAT
- Poin Pertama
- Poin Kedua
- Poin Ketiga
- Poin Keempat
- Poin Kelima
- AYAT KEDUA PULUH LIMA
- AYAT KEDUA PULUH ENAM
- "Murid-murid Risale-i Nur akan masuk ke kubur dengan iman; mereka tidak akan wafat tanpa iman."
- AYAT KEDUA PULUH TUJUH
- AYAT KEDUA PULUH DELAPAN
- AYAT KEDUA PULUH SEMBILAN
- Perincian Mengenai Kekeliruan pada Ayat Kedua Puluh Sembilan
- SEBUAH UNGKAPAN MAKSUD
- (Inilah karamah ketiga Sayidina Imam Ali radiyallahu anhu mengenai Risale-i Nur.)
- YANG PERTAMA
- RAMZ KEDUA
- RAMZ KETIGA
- RAMZ KEEMPAT
- RAMZ KELIMA
- Maka sudah pasti kami dapat mengatakan: sebagaimana Sayidina Imam Ali radiyallahu anhu pada permulaan berkata
- RAMZ KEENAM
- RAMZ KETUJUH
- Dan selama pada permulaannya
- Sudah pasti, dengan bersandar kepada tujuh dasar ini, kami katakan:
- RAMZ KEDELAPAN
- بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ
- Poin Kedua
- Penerjemah
- Aku adalah sebuah kuburan yang telah runtuh, yang di dalamnya tertimbun
- Yang kedelapan puluh telah menjadi sebuah batu nisan bagi kuburan itu,
- Bersama batu nisanku, bersama kuburanku yang penuh mayat lagi merintih itu,
- Aku yakin bahwa langit masa depan dan bumi Asia
- Karena ia adalah tangan kanan iman yang penuh keberkahan,
- SINAR KETUJUH
- SINAR KESEBELAS
- PERSOALAN KESEPULUH
- SINAR KEEMPAT BELAS
- SINAR KELIMA
- SINAR KELIMA BELAS