Risale-i NurSinar-Sinar

Kesimpulannya:

Sinar-Sinar · hlm. 23

Keadaan-keadaan dan buah-buah yang paling juz'i, yang berada di ujung terjauh pohon penciptaan, menunjuk dan bersaksi kepada tauhid dan keesaan dari dua segi:

Pertama: Karena maksud-maksud rububiyah di dalam kainat berkumpul padanya, tujuan-tujuannya terpusat padanya, dan karena manifestasi sebagian besar Asmaul Husna, serta

kemunculan dan kehadirannya yang nyata lagi khusus, dan juga hasil serta manfaat penciptaan segala yang ada, semuanya berhimpun padanya; maka masing-masing dari mereka, dari titik pemusatan ini, berkata: "Aku adalah milik, perbuatan, dan karya Zat yang menciptakan seluruh kainat."

Adapun segi kedua: hati buah yang juz'i itu, dan juga ingatan manusia yang di dalam hadis disebut punggung hati, merupakan semacam daftar isi ringkas bagi sebagian besar jenis makhluk, sebuah peta contoh yang kecil, sebuah biji maknawi bagi pohon kainat, dan sebuah cermin yang teramat halus bagi sebagian besar asma Ilahi; demikian pula tersebarnya secara menguasai seluruh hati dan seluruh ingatan yang sejenis dengan hati dan ingatan itu serta bercap sama, ke seluruh permukaan kainat; semua itu sudah pasti memandang kepada satu Zat yang menggenggam seluruh kainat di dalam genggaman tasarruf-Nya, dan semuanya berkata: "Aku hanyalah karya-Nya dan hasil seni-Nya."