Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
Sinar-Sinar · hlm. 460
Sebab mereka memaku jendela-jendelaku hari ini ialah agar aku tidak dapat saling mengenal dan bertukar salam dengan para tahanan. Secara lahir mereka mengemukakan dalih yang lain. Janganlah kalian risau sedikit pun. Sebaliknya, karena mereka sibuk dengan diriku yang tidak berarti ini sehingga tidak banyak menimpakan kesusahan kepada Risale-i Nur dan murid-muridnya, maka sungguh-sungguh dan dari lubuk hati aku merasa senang bahwa penyiksaan mereka terhadapku dengan penghinaan dan siksaan pribadi itu terjadi sebagai ganti Risale-i Nur dan kalian, dan bahwa sampai batas tertentu mereka tidak mengusik Risale-i Nur; aku bersyukur di dalam kesabaran, dan aku tidak risau. Kalian pun janganlah bersedih sedikit pun. Aku berkeyakinan bahwa dalam perbuatan musuh-musuh kami yang tersembunyi mengalihkan perhatian para petugas kepada diriku terdapat inayah dan kebaikan dari sisi keselamatan serta kebaikan Risale-i Nur dan murid-muridnya.
Hendaklah sebagian saudara kita tidak marah lalu berbicara dengan kata-kata yang menyakitkan; hendaklah mereka bergerak dengan hati-hati dan tidak panik; dan janganlah mereka membuka pembicaraan tentang persoalan ini kepada setiap orang. Sebab ada mata-mata yang menarik-narik makna dari perkataan saudara-saudara kita yang berhati polos dan saudara-saudara kita yang baru, yang belum terbiasa bersikap hati-hati. Mereka dapat membesar-besarkan perkara yang kecil lalu melaporkannya. Keadaan kita sekarang tidak menerima gurauan.
Meskipun demikian, janganlah kalian khawatir sedikit pun. Kami berada di bawah inayah Ilahi, dan kami telah berazam untuk menyambut segala kepayahan dengan kesabaran yang sempurna, bahkan dengan syukur. Karena satu dirham kepayahan menghasilkan satu batman rahmat dan pahala, kami wajib bersyukur.