Tafsir itu ada dua bagian:
Sinar-Sinar · hlm. 505
Salah satunya: Tafsir-tafsir yang telah dikenal, yang menjelaskan, menerangkan, dan menetapkan ibarat Al-Qur'an serta makna kata-kata dan kalimat-kalimatnya.
Adapun tafsir bagian kedua ialah: menjelaskan, menetapkan, dan menerangkan hakikat-hakikat keimanan Al-Qur'an dengan hujah-hujah yang kuat. Bagian ini memiliki kepentingan yang sangat besar. Tafsir-tafsir lahiriah yang telah dikenal itu kadang-kadang memuat bagian ini secara ringkas. Akan tetapi Risale-i Nur secara langsung menjadikan bagian kedua ini sebagai asasnya; ia adalah sebuah tafsir maknawi yang dengan cara yang tiada bandingnya membungkam para filsuf yang keras kepala.
Ketiga: Pagi tadi aku hendak menulis sesuatu, tetapi tertunda. Kini persoalan yang sama muncul kembali, dan juru tulis Salim Bey telah memberi izin. Besok, untuk menulis sebuah surat permohonan kepada Dewan Menteri, hendaklah Hüsrev dan Tahirî datang kepadaku.