Risale-i NurSinar-Sinar

Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!

Sinar-Sinar · hlm. 389

Dari surat dakwaan jaksa penuntut umum ini dapat dipahami bahwa rencana kaum zindik tersembunyi — yang memperdaya sebagian pembesar pemerintah dan memalingkan mereka untuk memusuhi kami — telah gagal dan terbukti dusta. Kini, sebagai dalih, mereka berusaha menutupi kebohongan mereka dengan tuduhan membentuk perkumpulan dan komite; dan sebagai akibat dari hal itu, mereka tidak membiarkan seorang pun bertemu denganku. Seolah-olah siapa yang bertemu denganku seketika

menjadi bagian dari kami. Bahkan para pejabat tinggi pun sangat menjaga jarak, dan dengan menimpakan kesukaran kepadaku mereka membuat diri mereka disukai oleh atasan mereka. Terutama aku, pada akhir nota keberatan, hendak menuliskan alinea yang akan datang ini, tetapi satu pikiran menghalangiku. Alinea itu adalah sebagai berikut:

Ya, kami memang sebuah perkumpulan, dan kami memiliki perkumpulan yang pada setiap abad beranggotakan tiga ratus juta orang; setiap hari lima kali mereka menunjukkan ikatan dan khidmah mereka kepada prinsip-prinsip perkumpulan yang suci itu dengan penuh hormat; dan dengan program kudus اِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ اِخْوَةٌ mereka bersegera menolong satu sama lain dengan doa dan dengan keuntungan maknawi mereka.

Nah, kami adalah anggota dari perkumpulan yang kudus lagi agung ini, dan tugas khusus kami adalah menyampaikan hakikat-hakikat iman Al-Qur'an kepada ahli iman secara tahkik, lalu menyelamatkan mereka dan diri kami sendiri dari hukuman mati abadi dan dari kurungan sendirian yang terus-menerus.

Kami tidak memiliki hubungan dengan perkumpulan dan komite duniawi, politik, dan penuh intrik yang lain; dan kami pun tidak sudi merendahkan diri untuk itu.