Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
Sinar-Sinar · hlm. 415
Aku tidak dapat melupakan almarhum Hâfız Ali. Kepedihan karena kehilangannya sangat mengguncangku. Pada zaman dahulu, kadang-kadang pribadi-pribadi yang penuh pengorbanan seperti itu mati sebagai ganti sahabatnya. Aku menduga, almarhum itu pergi sebagai gantiku. Seandainya khidmahnya yang luar biasa itu tidak dilakukan oleh pribadi-pribadi seperti kalian yang bercorak sama dengannya, tentu terjadi kerugian besar bagi Al-Qur'an dan Islam. Setiap kali aku mengingat kalian sebagai pewaris-pewarisnya, kepedihan itu hilang dan datanglah hati yang lapang.
Sungguh mengherankan bahwa kini, karena kepergiannya ke alam barzakh dengan kehidupan maknawi — bahkan boleh jadi dengan kehidupan jasmaninya — timbul kerinduan di dalam diriku untuk pergi ke alam itu, dan terbukalah satu tabir lain bagi ruhku. Sebagaimana dari sini kami mengirimkan salam kepada saudara-saudara kami di Isparta, saling mengenal, dan bercakap-cakap melalui surat-menyurat; persis seperti itu pula alam barzakh yang kini menjadi tempat tinggal Hâfız Ali telah menjadi seperti Isparta dan Kastamonu di dalam pandanganku. Bahkan malam ini, menurut kabar yang kudengar, seseorang dari sini telah dikirim ke sana. Lebih dari sepuluh kali aku menyesal, mengapa aku tidak menitipkan salam untuk Hâfız Ali melalui orang itu. Kemudian diingatkan kepadaku: Untuk mengirim salam tidak diperlukan perantara; ikatan hati yang kuat itu seperti telepon, lagi pula ia sendiri datang mengambilnya.
Syahid yang agung itu membuatku mencintai Denizli, sehingga aku tidak lagi ingin pergi dari sini. Ia, Mehmed Zühdü, dan Hâfız Mehmed tetap melanjutkan tugas keimanan dan tugas Nur yang mereka emban semasa hidup. Mereka menyaksikan dari jarak yang sangat dekat, bahkan boleh jadi menolong. Karena mereka telah mengambil kedudukan pada titik khidmah yang berharga di dalam lingkaran para wali besar, aku pun menyebut nama mereka berdua bersama Hâfız Mehmed di dalam silsilahku, di samping nama para qutub, lalu kuhadiahkan pemberian-pemberianku kepada mereka.