Risale-i NurSinar-Sinar

Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!

Sinar-Sinar · hlm. 497

Pertama: Karena kemungkinan malam esok adalah Lailatul Qadar sangatlah kuat, sebagian mujtahid telah mengkhususkan Lailatul Qadar pada malam itu. Sekalipun bukan yang hakiki, selama umat memandang malam itu dengan pandangan tersebut, insya Allah ia akan diterima sebagaimana hukum yang hakiki.

Kedua: Aku merisaukan ketenangan saudara-saudara kita di bangsal keenam yang sedang goyah. Sebuah jari dari luar sedang mencampuri urusan penjara, khususnya bangsal keenam; hendaklah saudara-saudara kita di sana berhati-hati dan waspada serta tidak mencampuri urusan apa pun.

Ketiga: Sudahkah kalian mengirimkan bagian itu untuk dibacakan kepada pengacara dan kepada ketua mahkamah? Lagi pula Halil Hilmi, dari sisi kesatuan perkara, bukan hanya pengacara Sabri, melainkan

pengacara kita semua. Dengan pandangan inilah aku memandangnya. Kini, atas nama kita semua, hendaklah ia memberikan bantuan yang penuh kepada pengacara pertama kita.

Keempat: Mukadimah Sadık Bey dari Taşköprü telah kuberikan kepada Sabri untuk disalin. Jika sudah ditulis, bagian yang telah melewati koreksi akan dikirimkan kepadanya. Hendaklah sebuah salinan dari yang baru ditulis itu dikirimkan kepadaku. Lagi pula, sebuah salinan syair kecil Sadık ada padaku; jika tidak ada pada kalian, akan kukirimkan.