Risale-i NurSinar-Sinar

Saudara-saudaraku yang Aziz!

Sinar-Sinar · hlm. 407

Pada fajar ini tiba-tiba diingatkan kepadaku sebuah tulisan. Ya, aku pun membenarkan karamah Nuriyah yang ditulis Hüsrev secara terperinci mengenai gempa bumi, dan keyakinanku pun berada pada titik itu. Sebab, sebagaimana bertepatannya secara persis empat kali serangan gempa bumi yang dahsyat dengan waktu terjadinya empat kali serangan keras terhadap Risale-i Nur dan murid-muridnya bukanlah suatu kebetulan; demikian pula terpeliharanya Isparta dan Kastamonu — dua pusat penyebaran Risale-i Nur — dari berbagai bencana dibandingkan dengan tempat-tempat lain; dan karena, dengan isyarat Surah Wal-Asr, jalan keselamatan dari Perang Dunia Kedua ini — yang merupakan kerugian terbesar bagi umat manusia di akhir zaman — adalah iman dan amal saleh, maka bertepatannya secara persis masa penyebaran iman tahkiki oleh Risale-i Nur ke seluruh penjuru Anatolia dengan selamatnya Anatolia secara luar biasa dari kerugian perang yang sangat besar itu pun tidak mungkin merupakan kebetulan.

Dan sebagaimana bertepatannya secara persis ratusan kejadian tamparan kasih sayang atau tamparan murka yang datang tepat pada waktunya kepada orang-orang yang merugikan khidmah Risale-i Nur atau yang berbuat cacat di dalam khidmah itu bukanlah suatu kebetulan; demikian pula ribuan peristiwa yang menunjukkan bahwa orang-orang yang berkhidmah dengan baik kepada Risale-i Nur hampir tanpa kecuali melihat penghidupan mereka menjadi lapang dan penuh berkah serta hati mereka gembira dan tenang, tidak mungkin pula merupakan suatu kebetulan.