Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
Sinar-Sinar · hlm. 372
Baru saja aku menunaikan salat zuhur; di tengah tasbih, kalian terlintas dalam ingatanku — bahwa masing-masing kalian bersedih karena memikirkan dirinya sendiri sekaligus kerabatnya di rumah. Tiba-tiba terlintas ke dalam hatiku bahwa:
Selama orang-orang pada zaman dahulu yang lebih mengutamakan akhirat daripada dunianya — yaitu mereka yang melewatkan hidupnya dengan riadah di dalam gua-gua dan tempat-tempat khalwat, dengan niat untuk terlepas dari dosa-dosa kehidupan bermasyarakat dan untuk bekerja demi akhirat mereka
dengan tulus ikhlas — seandainya mereka hidup pada masa ini, tentulah mereka akan menjadi murid-murid Risale-i Nur. Sudah pasti sekarang, di bawah syarat-syarat semacam ini, mereka ini sepuluh derajat lebih membutuhkannya daripada mereka yang dahulu, dan mereka meraih keutamaan sepuluh derajat lebih banyak serta sepuluh derajat lebih tenang.