Risale-i NurSinar-Sinar

Inilah isyarat yang sangat ringkas kepada hujah yang ada di dalamnya:

Sinar-Sinar · hlm. 604

Sumber, guru, dan dasar Sinar Ayatul Kubra ialah ayat teragung yang bernama Ayatul Kubra: قُلْ لَوْ كَانَ مَعَهُٓ اٰلِهَةٌ كَمَا يَقُولُونَ اِذًا لَابْتَغَوْا اِلٰى ذِى الْعَرْشِ سَب۪يلًا اِلٰى اٰخِرِ. Yakni: seandainya Allah memiliki sekutu dan jari-jari lain ikut campur dalam penciptaan dan rububiyah, niscaya keteraturan kainat akan rusak. Padahal adanya keteraturan yang paling sempurna pada segala sesuatu — baik yang juz'i maupun yang menyeluruh, baik yang kecil maupun yang besar — mulai dari sayap seekor lalat yang mungil dan sel kecil di dalam biji mata, sampai kepada burung-burung tak terhingga yang menjadi pesawat udara, sampai kepada tata surya, sebagaimana ia menunjukkan secara pasti dan tanpa keraguan bahwa sekutu-sekutu itu mustahil dan tidak ada sama sekali, demikian pula ia bersaksi dengan sangat nyata atas wujud Wâjibul Wujûd dan atas keesaan-Nya.