POIN KETIGA
Sinar-Sinar · hlm. 295
Suatu ketika aku mengucapkan ٔاَلْحَمْدُ لِلّٰهِ. Lalu aku mencari satu nikmat yang sepadan dengan maknanya yang tak terhingga luasnya. Tiba-tiba kalimat ini terlintas di hati: اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلَى الْا۪يمَانِ بِاللّٰهِ وَعَلٰى وَحْدَانِيَّتِه۪ وَعَلٰى وُجُوبِ وُجُودِه۪ وَعَلٰى صِفَاتِه۪ وَاَسْمَائِه۪ حَمْدًا بِعَدَدِ تَجَلِّيَاتِ اَسْمَائِه۪ مِنَ الْاَزَلِ اِلَى الْاَبَدِ
Aku pun memandang, ternyata ia benar-benar sesuai. Yaitu demikian:...