Saudara-saudaraku yang Aziz lagi setia!
Sinar-Sinar · hlm. 392
Memang secara lahiriah aku tidak dapat berjumpa dengan kalian, tetapi karena aku berada di dekat kalian dan bersama-sama di dalam satu bangunan, aku sangat berbahagia dan bersyukur. Dan tanpa kehendakku sendiri, kadang-kadang diingatkan kepadaku langkah-langkah yang diperlukan.
Salah satunya: ke dalam bangsal di sebelahku telah dikirim oleh para mason seorang tahanan yang sekaligus pendusta dan mata-mata. Karena merusak itu mudah, terutama pada para pemuda yang nakal seperti ini, maka dari banyaknya kesukaran yang ditimpakan orang itu kepadaku dan dari perusakannya terhadap para pemuda tersebut, aku mengetahui bahwa: berhadapan dengan bimbingan dan perbaikan yang kalian lakukan, zandaqah berusaha merusak dan menghancurkan akhlak.
Menghadapi keadaan ini, sangatlah perlu dan mesti bersikap sangat hati-hati, sedapat mungkin tidak tersinggung oleh para tahanan lama dan tidak menyinggung mereka, tidak memberi peluang bagi pecah belah, bersikap tenang dan tabah, serta sedapat mungkin para sahabat kita menguatkan persaudaraan dan saling menopang di antara mereka dengan tawaduk, dengan melenyapkan rasa diri, dan dengan meninggalkan ananiyah.
Menyibukkan diri dengan urusan dunia menyakitiku; aku bersandar kepada kecerdasan kalian, sehingga tanpa keadaan yang memaksa aku tidak dapat menaruh perhatian ke sana.