Risale-i NurSinar-Sinar

بِاسْمِه۪ سُبْحَانَهُ وَ اِنْمِنْ شَىْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِه۪ اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللّٰهِ وَ بَرَكَاتُهُ اَبَدًا دَائِمًا

Sinar-Sinar · hlm. 494

Dengan segenap ruh dan jiwa, kami mengucapkan selamat atas Ramadan mubarak yang mulia bagi kalian. Semoga Allah menjadikan Lailatul Qadar pada Ramadan yang mulia ini lebih baik daripada seribu bulan bagi kalian semua, amin! Dan semoga Dia menerimanya bagi kalian sebagai umur delapan puluh tahun yang diterima, amin!

Kedua: Aku berkeyakinan bahwa tinggalnya kami di sini sampai hari raya membawa banyak faedah dan kebaikan bagi kami. Seandainya kami dibebaskan sekarang, selain kami terhalang dari kebaikan-kebaikan di Madrasah Yusufiyah ini, kesibukan dunia pun akan merusak ketenangan batin kami pada Ramadan mulia yang murni bersifat ukhrawi ini. Dengan rahasia اَلْخَيْرُ ف۪ى مَا اخْتَارَهُ اللّٰهُ, insyaallah dalam hal ini pun akan ada kegembiraan besar yang penuh kebaikan.

Di mahkamah kalian pun telah memahami bahwa karena mereka sama sekali tidak dapat menghukum kami, bahkan dengan undang-undang mereka sendiri, maka mereka hanya menjadikan hal-hal kecil sebagai bahan pembicaraan — seperti perkara-perkara kecil dari surat-surat kecil yang tidak berarti, yang kaitannya dengan undang-undang tidak lebih besar daripada sayap lalat — dan mereka tidak menemukan jalan untuk mengusik persoalan-persoalan Nur yang besar dan menyeluruh.

Selain itu, bahwa sebagai ganti dari murid-murid Nur yang sangat menyeluruh dan luas serta sebagai ganti dari Risale-i Nur, mereka hanya berusaha meruntuhkan pribadiku dan menjatuhkan nilaiku, hal itu merupakan kebaikan besar bagi kami; sebab bagi Risale-i Nur dan murid-muridnya, takdir

Ilahi tidak mengusiknya. Ia hanya menyibukkan mereka dengan diriku saja. Aku pun menyatakan kepada kalian dan kepada seluruh sahabatku bahwa:

Dengan segenap ruh dan jiwaku, bahkan bersama nafsu ammarahku sekalipun, demi keselamatan Risale-i Nur dan keselamatan kalian, aku menerima segala kesusahan yang datang kepada diriku dengan kegembiraan dan kesenangan maknawi. Sebagaimana surga tidak murah, neraka pun bukan sesuatu yang tidak diperlukan. Sebagaimana dunia dan segala kesusahannya fana lagi cepat berlalu, kezaliman yang datang kepada kami dari musuh-musuh kami yang tersembunyi pun akan dibalaskan bagi kami seratus derajat lebih besar di Mahkamah Agung dan sebagiannya juga di dunia; karena itu, sebagai ganti kemarahan, kami menyesalkan keadaan mereka.

Selama hakikatnya demikian, maka sungguh sebuah kebahagiaan yang besar untuk berusaha — tanpa panik dan di dalam kehati-hatian, dengan kesabaran dan syukur yang sempurna; dengan berserah diri dan bertawakal kepada kada dan takdir Ilahi yang berlaku atas kami serta kepada inayah Ilahi yang melindungi kami; dan dengan pergaulan, kecintaan, serta perbincangan yang sejati bersama saudara-saudara kami di sini secara ikhlas, saling menghibur, tulus, lagi saling menopang — menyibukkan diri dengan wirid-wirid kami yang pada bulan Ramadan yang mulia pahala kebaikannya naik dari satu menjadi seribu, lalu dengan pelajaran-pelajaran ilmiah kami tidak menganggap penting kesulitan yang kecil lagi sementara ini. Dan pelajaran-pelajaran Nur yang berkesan di dalam ujian yang sangat penting ini serta tampilnya ia membuat dirinya dibaca oleh para penentang merupakan sebuah futuhat Nuriyah yang penting.

Catatan kaki: Pengingkaran sebagian saudara kita terhadap status murid mereka tanpa perlu, khususnya (...) penyembunyian khidmah Nuriyah mereka sendiri yang penting di masa lalu tanpa perlu, memang buruk; akan tetapi, demi khidmah mereka yang terdahulu, kita harus memaafkan mereka dan tidak boleh tersinggung.